23 Agustus 2022
Penerbit : Departemen Pengajaran GKKD Bogor
Yosua 1:1-18
A. PENGANTAR
Pada perikop ini, Yosua adalah seorang pemimpin yang ditetapkan oleh Tuhan menggantikan Musa untuk memimpin perjalanan bangsa Israel memasuki tanah perjanjian, dikatakan bahwa seperti yang telah dijanjikan kepada Musa demikian juga dijanjikan Tuhan kepada Yosua. Artinya Yosua harus melakukan dengan benar apa yang Tuhan katakana, mengerjakan perintah Tuhan dengan benar agar mereka bisa sampai ke tanah perjanjian. Kita akan mengalami berkat Tuhan ketika kita melakukan pekerjaan kita dengan benar. Yosua 1:5 mengatakan: “Seorangpun tidak akan dapat bertahan menghadapi engkau seumur hidupmu; seperti Aku menyertai Musa, demikianlah Aku akan menyertai engkau; Aku tidak akan membiarkan engkau dan tidak akan meninggalkan engkau.” Ketika kita mengerjakan pekerjaan dengan benar, ada penyertaan Tuhan kita alami. Memang Yosua harus memikul tanggung jawab yang besar, beban berat dengan memimpin kurang lebih dua juta bangsa Israel. Secara manusia Yosua pasti mengalami kondisi tidak kuat, cemas dan ketakutan. Percaya kepada Tuhan dengan merenungkan perkataanNya siang dan malam itulah kunci keberhasilannya, semua orang Israel dapat menyeberang sungai Yordan dengan selamat. Ini adalah satu mujizat yang luar biasa, memimpin jutaan orang menyeberang sungai. Saya percaya mujizat akan kita alami ketika kita taat kepada perintah Tuhan, mengerjakan dengan benar.

B. PEMBELAJARAN
B.1. MENEMUKAN (M1)
Dalam ayat 7 coba tuliskan 5 hal yang harus lakukan sebagai bukti ketaatan kepada perintah Tuhan:
“Hanya, ……….. dan ………… hatimu dengan ……..….., …………… sesuai dengan seluruh hukum yang telah diperintahkan kepadamu oleh hamba-Ku Musa; ………… ke kanan atau ke kiri, supaya engkau beruntung, ke manapun engkau pergi.”
Dalam ayat 8 coba temukan 2 hal yang penting : “Janganlah engkau lupa …………. kitab Taurat ini, tetapi …………. itu siang dan malam, supaya engkau bertindak hati-hati sesuai dengan segala yang tertulis di dalamnya, sebab dengan demikian perjalananmu akan berhasil dan engkau akan beruntung.”
B.2. MERENUNGKAN (M2)
Seperti kisah Yosua di tengah kesibukannya memimpin orang mengatur lebih dari dua juta orang bangsa Israel, satu jumlah yang besar, memimpin ke Tanah Kanaan, tempat yang belum pernah dia tinggali, tidak mengerti kondisinya. Coba bayangkan bagaimana harus menyeberangkan orang sebanyak kurang lebih 2 juta orang dan mereka harus selamat semua. Tentunya ini menguras tenaga dan pikiran, sebagai pemimpin yang bertanggung jawab pastilah dia sangat sibuk dan tidak ada waktu untuk santai. Kita memimpin keluarga yang jumlahnya mungkin 4-6 orang saja sudah pusing. Tetapi kita melihat bahwa Yosua dapat menyelesaikan tugasnya dengan benar dan dengan cara yang benar, mereka tiba di tanah Kanaan. Terkadang karena Tugas yang berat ditambah waktu sudah mendesak, kita sering terburu-buru, tidak sabar menunggu atau malah melakukan dengan cara sendiri dan tidak perduli lagi dengan Tuhan, sehingga hasilnya mengecewakan, hal ini karena kita tidak melakukannya dengan benar. Mengerjakan dengan benar berarti mengerjakan sesuai dengan cara Tuhan dan waktunya Tuhan.

B.3. MELAKUKAN (M3)
Belajarlah untuk mengerjakan apapun dengan benar yaitu sesuai dengan caranya Tuhan. Jangan pernah memilih cara yang di luar caranya Tuhan. Cara yang benar akan kita dapatkan ketika kita merenungkan firman Tuhan. Seperti yang diperintahkan Tuhan kepada Musa, hal yang sama disampaikan Musa kepada Yosua, tidak ada sesuatu yang diabaikannya. Yosua melakukan dengan benar sesuai dengan perintah Tuhan. Apapun yang kita kerjakan hari ini, lakukanlah karena taat kepada perintah Tuhan, mujizat terjadi.
B.4. MEMBAGIKAN (M4)
Bagikanlah dalam komsel atau temanmu apa yang membuat Yosua berhasil, dan ceritakan bagaimana keputusan saudara untuk bekerja dengan benar yaitu taat kepada perintah Tuhan.
Link pembaca renungan: https://forms.gle/fXYnEWDbH8gqjwo47

