18 September 2022
Penerbit: Departemen Pengajaran GKKD Bogor
Matius 18:19-20
A. PENGANTAR
Bacaan kita menunjukkan betapa dasyatnya kuasa dari kesatuan yang dibangun di dalam nama Yesus. Kuasa kesatuan oleh nama Yesus. Ketika kita bersatu dalam NamaNya ada kuasa yang dasyat menyertai kita, kuasa itu sama dasyatnya dengan pribadi Yesus itu, tidak akan ada kuasa yang sanggup menahannya, di dalam namaNya tidak ada musuh yang sanggup untuk bertahan tidak ada beban yang terlalu berat, tidak ada yang mustahil di dalam namaNya. Kesatuan yang kita baca adalah kesatuan Karena Yesus, bukan kesatuan yang lahir dari kehebatan manusia atau lahir dari kondisi-kondisi tertentu atau kedagingan yang sifatnya duniawi. Selanjutnya kesatuan itu harus untuk tujuan Tuhan, bukan untuk tujuan pribadi atau kelompok tertentu. Kesatuan di dalam Tuhan harus kita usahakan dan harus dijaga agar atmosfir dalam kesatuan itu tetap terjaga. Kesatuan akan runtuh apabila terjadi saling menyalahkan, menggerutu, omelan konflik yang tidak diselesaikan, ada dosa yang tidak mohon ampun kepada Tuhan. Runtuhnya kesatuan bukan karena faktor eksternal tetapi dari dalam. Untuk menjaganya kita harus saling mendoakan, saling mengasihi, saling mengingatkan, saling membangun dan masih banyak lagi saling yang lain yang menguatkan. Kesatuan ini tercermin mulai dari rumah sebagai keluarga (suami dan istri serta anak-anak) juga dalam kehidupan berjemaat. Kita akan mengalami kuasa ketika kita sepakat, sekali lagi ada kuasa ada mujizat, kita akan mengalami pelipatgandaan kuasa dan berkat dari Tuhan. Janganlah kita menjauhkan diri dari pertemuan-pertemuan ibadah kita, tetaplah sepakat dalam keluarga, persekutuan sebagai gereja Tuhan, maka Tuhan memberkati dengan berlipat ganda.

B. PEMBELAJARAN
B.1. MENEMUKAN (M1)
Dalam Matius 18:19-20
Dan lagi Aku berkata kepadamu: Jika dua orang dari padamu di dunia ini sepakat meminta apa pun juga, permintaan mereka itu akan dikabulkan oleh Bapa-Ku yang di sorga. Sebab di mana dua atau tiga orang berkumpul dalam nama-Ku, di situ Aku ada di tengah-tengah mereka.”
- Berapa orang yang harus sepakat? dan dalam nama siapa mereka memintanya?
- Apa yang mereka minta kepada Bapa?
B.2. MERENUNGKAN (M2)
Pekerjaan besar terjadi bukan semata-mata ditentukan oleh banyaknya orang, hebatnya strategi, besarnya dukungan dana atau dukungan tekonologi canggih, tetapi ditentukan oleh kedaulatan atau perkenaan Tuhan sendiri. Untuk kita bisa mengalami pekerjaan besar dari Tuhan dibutuhkan kesepakatan dua atau tiga orang dalam nama Yesus. Sepakat dan meminta dalam nama Yesus akan dikabulkan oleh Bapa di sorga. Kesepakatan dalam nama Yesus akan membawa kekuatan dampak yang besar, pelipatgandaan kuasa akan kita alami ketika kita sepakat dalam nama Yesus. Tidak ada yang mustahil, semuanya mungkin terjadi.

B.3. MELAKUKAN (M3)
Alamilah kesepakatan dengan seisi rumah, minta dalam nama Yesus pemulihan, berkat rohani dan jasmani, minta kebangunan rohani terjadi di rumah kita hari ini. Kita sepakat mendoakan keluarga-keluarga, karyawan, mahasiswa, pelajar dan anak-anak mengalami lawatan Tuhan dihari ini. Kita sepakat mendoakan hujan pertobatan dan hujan keselamatan terjadi buat kota dan bangsa kita. Ambil waktu berdoa untuk kesejahteraan negeri ini. Tuhan lawat dan pulihkan bangsa ini.
B.4. MEMBAGIKAN (M4)
Bagikanlah beban untuk sepakat berdoa bagi lawatan Tuhan bagi gerejaNya di akhir zaman ini, gereja Tuhan bergerak menjangkau kota-kota dan desa-desa di Indonesia.
Link pembaca renungan: https://forms.gle/fXYnEWDbH8gqjwo47

