MINGGU : IMAN YANG MENYELAMATKAN

16 Oktober 2022

Penerbit: Departemen Pengajaran GKKD Bogor
Roma‬ ‭4:2-5‬ ‭TB‬‬

Iman adalah kasih karunia dari Allah, dan sesungguhnya Abraham dapat melakukan perintah Tuhan semata-mata hanya karena anugerah pertolongan Tuhan;
Tuhan memampukan Abraham dapat melakukan perintah Tuhan dan mendasarkan segala tindakan perbuatannya agar sesuai perintah Tuhan karena Abraham sangat percaya pada kehendak dan rencana Allah.
…, dan karena percayanya, Allah menyebut Abraham sebagai orang benar, bapa orang percaya.

Firman Tuhan: Jadi apakah akan kita katakan tentang Abraham, bapa leluhur jasmani kita? Sebab jikalau Abraham dibenarkan karena perbuatannya, maka ia beroleh dasar untuk bermegah, tetapi tidak di hadapan Allah. Sebab apakah dikatakan nas Kitab Suci? “Lalu percayalah Abraham kepada Tuhan, dan Tuhan memperhitungkan hal itu kepadanya sebagai kebenaran.” Kalau ada orang yang bekerja, upahnya tidak diperhitungkan sebagai hadiah, tetapi sebagai haknya. Tetapi kalau ada orang yang tidak bekerja, namun percaya kepada Dia yang membenarkan orang durhaka, imannya diperhitungkan menjadi kebenaran. ‭‭Roma‬ ‭4:2-5‬ ‭TB‬‬.

Dari ayat ini kita dapat belajar bahwa: Iman yang menyelamatkan adalah Iman yang percaya kepada janji Tuhan seperti Abraham percaya bahwa kepada dia akan diberikan anak (Ishak) dan akan menjadi bapa banyak bangsa.
…, dan Kepada kita diberikan janji yaitu Yesus Kristus mati dan bangkit agar kita dibenarkan. Iman kepada Yesus-lah yang menyelamatkan,

“Kata-kata ini, yaitu ”hal ini diperhitungkan kepadanya,” tidak ditulis untuk Abraham saja, tetapi ditulis juga untuk kita; sebab kepada kita pun Allah memperhitungkannya, karena kita percaya kepada Dia, yang telah membangkitkan Yesus, Tuhan kita, dari antara orang mati, yaitu Yesus, yang telah diserahkan karena pelanggaran kita dan dibangkitkan karena pembenaran kita.” ‭‭Roma‬ ‭4:23-25‬ ‭TB‬‬.

Mari tetap setia mendasarkan segala perbuatan kita hanya oleh iman, dan dengan penuh antusias untuk menceritakan pengalaman iman kita bersama dengan Tuhan.

Link pembaca renungan: https://forms.gle/fXYnEWDbH8gqjwo47