SELASA : BERGERAK MENUJU GARIS AKHIR

15 November 2022

Penerbit : Departemen Pengajaran GKKD Bogor
2 Timotius 4:7-8, Ibrani 12:1

PENGANTAR

Paulus menggambarkan hidup sebagai sebuah pertandingan/perlombaan. Dalam menghadapi pertandingan, kita harus bergerak maju (moving forward) menuju garis akhir, jika tidak maka kita menjadi pihak yang kalah atau diskualifikasi (gagal).

PEMBELAJARAN
MENEMUKAN (M1)

Sebagai orang yang menyampaikan pentingnya memperhatikan cara berlomba atau bergerak untuk memenangkan pertandingan, Paulus mampu mencapai garis akhir, dan kita tahu bahwa hanya orang yang bergerak maju saja, yang akan sampai garis finish (menang). Dan dalam perjalanan (bergerak) maju menuju ke garis finish itulah, banyak hal yang terjadi, yang mencoba untuk menggagalkan, seperti godaan, tantangan, kelaparan, kekecewaan, bahkan kelelahan yang amat sangat. Tetapi Paulus tidak bergeming sedikipun. Ia tetap teguh bergerak melaluinya setiap rintangan tantangan dan godaan, ia kuatkan imannya. Pikiran dan perasaannya hanya tertuju kepada Yesus Kristus,

MERENUNGKAN (M2)

Bagaimana menjaga keseriusan kita dalam mentaati (beriman) Firman Tuhan, untuk bergerak (berjalan) maju dan tetap dalam koridor ketetapanNya. _” Karena kita mempunyai banyak saksi, bagaikan awan yang mengelilingi kita, marilah kita menanggalkan semua beban dan dosa yang begitu merintangi kita, dan berlomba dengan tekun dalam perlombaan yang diwajibkan bagi kita.” (Ibrani 12:1).
Sangatlah penting buat kita untuk melepaskan segala beban yang bisa merintangi atau memberatkan langkah kita agar kita bisa tetap berlari dengan baik menuju garis finish sebagai pemenang. Ibrani 12: 1 mengatakan bahwa kita tidak sendiri ada banyak saksi (orang percaya, orang beriman disekitar kita yang memberi kekuatan bagi kita, dalam bergerak maju. Ada pepatah mengatakan “kalau ingin berlari dengan cepat maka berlarilah sendiri, tetapi ingin berlari jauh maka berlari bersama”. Ingat kita tidak berjalan/bergerak sendiri, kita memiliki Saudara-saudara yang akan memberi semangat, support, bantuan, kesaksian, dorongan iman untuk kita terus bergerak (dalam iman) mencapai panggilan surgawi (melayani Tuhan dan gereja).

MELAKUKAN (M3)

Mari saudaraku jangan hanya bergerak sendiri – sendiri engkau akan “lelah” tetapi libatkan saudara seiman, saudaramu akan selalu mengingatkan, menasehati, menopang, menolong engkau. Mungkin terkadang kita lupa, lemah, khilaf, bahkan kita rasanya gak kuat dan ingin mundur (quit), Ingatlah masih ada saudara seimanmu!! _”Dan bilamana seorang dapat dialahkan, dua orang akan dapat bertahan. Tali tiga lembar tak mudah diputuskan. (Pengkhotbahl 4:12), “Karena itu nasihatilah seorang akan yang lain dan saling membangunlah kamu seperti yang memang kamu lakukan.”(1 Tes 5:11)

MEMBAGIKAN (M4)

Bagikan kepada siapapun, khususnya Saudara seiman bahwa “jangan berhenti bergerak maju (moving forward) kepada Yesus”, ingatlah Dia akan tetat setia sekalipun engkau tidak setia”. Gaskeun!

Link pembaca renungan: https://forms.gle/fXYnEWDbH8gqjwo47