SABTU : MELANGKAH BERSAMA

26 November 2022

Penerbit : Departemen Pengajaran GKKD Bogor
Bacaan: Markus 2:1-12

PENGANTAR

Hari ini kita membaca satu kisah yang luar biasa, ada satu tim yang berjumlah empat orang (tidak disebutkan namanya), mereka terpanggil untuk membawa seorang yang sakit lumpuh bertemu dengan Yesus. Mereka menggotong orang lumpuh yang tidak bisa berjalan itu untuk bertemu dengan Yesus dalam satu pertemuan. Tentunya sebelum sampai kepertemuan ada proses yang mereka harus kerjakan bersama-sama, pertama menyiapkan tandu yang sesuai dengan orang sakit tersebut. Selanjutnya berjalan bersama-sama menuju tempat dimana Yesus sedang mengadakan pertemuan. Keempat orang ini tentunya memiliki fisik dan kekuatan yang berbeda-beda, langkah yang tidak sama panjangnya, untuk itu saya berpendapat bahwa mereka sepakat untuk mengatur siapa yang di depan, belakang, bagian kiri atau kanan dan dalam perjalanan ada yang mengatur menyamakan langkah mereka, agar orang lumpuh yang dibawa nyaman ditandu, tidak ada ketakutan. Bisa jadi ada kendala dalam perjalanan misalnya merasa capek, kaki letih atau apapun namanya yang menyangkut keletihan diantara mereka, Alkitab tidak mencatat ada perselisihan atau ketidakharmonisan diantara mereka di tengah perjalanan. Ketidakharmonisan akan berdampak kepada orang yang disekitar kita, atau tujuan yang akan kita capai. Tetapi luar biasa mereka sampai ke tempat pertemuan dan orang lumpuh itu bertemu dengan Yesus dan mengalami kesembuhan. Kita mau melihat ada mujizat terjadi ditengah-tengah kita, mari kita ambil bagian, ambil posisi dan melangkah bersama. Joined together mujizatpun terjadi.

PEMBELAJARAN
B.1. MENEMUKAN (M1)

Markus 2: 3-4: 3ada orang-orang datang membawa kepada-Nya seorang lumpuh,   digotong oleh empat orang. 4 Tetapi mereka tidak dapat membawanya kepada-Nya karena orang banyak itu, lalu mereka membuka atap yang di atas-Nya; sesudah terbuka mereka menurunkan tilam, tempat orang lumpuh itu terbaring.
Menurut ayat diatas bagaimana mereka membawa dan usaha mereka agar orang lumpuh itu sampai kepada Yesus?

Markus 2:12: Dan orang itupun bangun, segera mengangkat tempat tidurnya dan pergi ke luar di hadapan orang-orang itu, sehingga mereka semua takjub lalu memuliakan Allah,  katanya: “Yang begini   belum pernah kita lihat.”
Menurut ayat diatas apa yang terjadi ketika orang lumpuh itu sampai kepada Yesus?

B.2. MERENUNGKAN (M2)

Terkadang kita merasa kuat, kita berpikir dapat mengerjakan pekerjaan sendiri, merasa bisa sendiri akhirnya jadi sulit bekerja sama dengan orang lain, kita menjadi single fighter. Atau kita merasa tidak sekuat yang lain sehingga kita merasa mindar dan berpikir bahwa kehadiran atau keberadaan kita tidak diperlukan atau tidak dibutuhkan. Percayalah, Darah Yesus sudah menebus kita untuk menjadi bagian dalam recanaNya. Oleh anugerahNya, Dia sudah memberikan talenta dan kemampuan bagi kita untuk masuk dalam rencanaNya yang besar. Kita pasti punya tempat dalam rencanaNya yang Agung. Tuhanlah yang tahu tempat yang pas buat kita dalam rencanaNya, mari kita terima dengan ucapan syukur dan siap SATU dengan yang lainnya. Kita butuh SATU agar kita kuat dan sampai kepada tujuan. Coba renungkan apabila hanya satu orang saja yang menggendong orang lumpuh itu, apakah mereka akan sampai tepat pada waktunya? Bisa jadi sampai tetapi bisa jadi terlambat.

B.3. MELAKUKAN (M3)

Renungan hari ini mengajak kita untuk terlibat, melangkah bersama, jangan membiarkan atau hanya menonton. Kita pasti punya tempat di dalam rencana Tuhan, seperti 4 orang yang menandu orang sakit itu. Mereka berempat mau melibatkan diri melangkah bersama. Mari hari ini, buat keputusan untuk menerima tanggungjawab sebagai orang percaya melangkah bersama sebagai Tubuh Kristus, membawa orang sakit, terikat dosa, berbeban berat kepada Yesus.

B.4. MEMBAGIKAN (M4)

Coba bagikan kepada teman komsel dan bagaimana bisa menyesuaikan satu dengan yang lain dalam tim melangkah bersama. Bisa menerima kekurangan dan kekuatan dalam keuarga dan pekerjaan.

Link pembaca renungan: https://forms.gle/fXYnEWDbH8gqjwo47