21 Desember 2022
Penerbit : Departemen Pengajaran GKKD Bogor
A. PENGANTAR
Semua orang pasti ingin hidupnya berarti, dan untuk memaknai dari “hidup yang berarti”, banyak orang bekerja keras untuk memperoleh jabatan, mendapatkan banyak materi. Jabatan atau materi bukanlah sesuatu yang salah, tetapi menjadikan itu menjadi tujuan dan menjadi arti dari sebuah kehidupan, itulah yang menjadi masalah. Ada orang yang memaknai arti hidup dengan belajar sehingga bisa mendapatkan pengetahuan dan menguasai berbagai bahasa, oleh keterampilan berbahasa yang didukung dengan wawasan yang luas bisa tampil di forum nasional maupun internasional, dan memukau banyak orang dan menjadi populer. Hal ini tentunya adalah sesuatu yang baik. Tetapi kalau ini yang menjadi tujuan dan kita berpikir bahwa karenanya hidup kita jadi berarti, ternyata bukanlah demikian. Bacaan kita hari ini mengingatkan kita bahwa sehebat apapun kita, setinggi apapun prestasi yang kita miliki dan sebesar apapun pengorbanan yang kita pernah berbuat, TANPA KASIH semuanya itu tidak berarti, tidak berguna dan tidak berfaedah. Luar biasa Tuhan memberikan standard yang sangat tegas “mutlak” tentang arti sebuah kehidupan. Kehidupan yang berarti adalah hidup oleh KASIH. Milikilah kasih Yesus, yang membuat hidupmu berarti, berkaryalah, bekerjalah di ladangNya, lakukanlah karena KASIH

B. PEMBELAJARAN
B.1. MENEMUKAN (M1)
1 Kor 13:1 Sekalipun aku dapat berkata-kata dengan semua bahasa manusia dan bahasa malaikat, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, aku sama dengan gong yang berkumandang dan canang yang gemerincing. 13:2 Sekalipun aku mempunyai karunia untuk bernubuat dan aku mengetahui segala rahasia dan memiliki seluruh pengetahuan; dan sekalipun aku memiliki iman yang sempurna untuk memindahkan gunung, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, aku sama sekali tidak berguna. 13:3 Dan sekalipun aku membagi-bagikan segala sesuatu yang ada padaku, bahkan menyerahkan tubuhku untuk dibakar, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, sedikitpun tidak ada faedahnya bagiku.
Dari bacaan diatas, coba temukan kemampuan dan pengorbanan yang bisa dilakukan oleh manusia? Apa akibatnya kalau semua itu tanpa kasih
B.2. MERENUNGKAN (M2)
Kita diciptakan oleh Tuhan, unik satu dengan yang lain, punya kemampuan yang berbeda-beda satu dengan yang lainnya. Dengan media sosial yang didukung dengan kemajuan teknologi informasi, kita bisa melihat berbagai macam kemampuan orang membuat kita terheran-heran, melihat keberanian orang untuk berkorban, membuat kita kagum. Semua kemampuan itu berasal dari Tuhan, dia peroleh melalui pembelajaran, pelatihan dan praktek dalam kehidupan. Kita terkadang kagum dan bisa saja terjebak dengan rasa iri, mindar, sombong ketika kita membanding-bandingkan hidup kita dengan yang kita lihat, atau kita bisa terjebak dengan penilaian yang salah dengan penuh asumsi.

Hari ini kita belajar, apapun kemampuan yang kita miliki, apapun keunikan yang Tuhan berikan kepada kita, semuanya itu akan berarti karena KASIH. KASIHlah yang membuat kita berguna atau berarti. Kita harus bersyukur untuk kondisi kita hari ini, kita tidak perlu menunggu besok agar kita berarti. Hari ini, kalau ada KASIH dalam hidupmu, hari ini juga hidupmu jadi berarti.
B.3. MELAKUKAN (M3)
Buatlah keputusan pada hari ini, bahwa apapun kondisi hidupmu beryukurlah kepada Tuhan. Engkau berharga dimata Tuhan. Engkau berharga bukan karena harta, status sosial, talenta, atau karunia yang kamu miliki. Engkau berharga di hadapan Tuhan, karena KASIH. Terimalah KASIH itu.
B.4. MEMBAGIKAN (M4)
Coba ceritakan bagaimana kepada sahabatmu, betapa berharganya hidup kita didalam Tuhan. Betapa KASIH itu membuat hidup kita berarti.
Link pembaca renungan: https://forms.gle/fXYnEWDbH8gqjwo47

