15 Januari 2023
Penerbit : Departemen Pengajaran GKKD Bogor
Bacaan: Yakabus 1:17; I Yohanes 1:5
A. PENGANTAR
Setiap pemberian yang baik dan setiap anugerah yang sempurna, datangnya dari atas, diturunkan dari Bapa segala terang; pada-Nya tidak ada perubahan atau bayangan karena pertukaran. (Yak 1:17)
Hidup bagi Tuhan diawali dengan keyakinan akan kepastian iman kepada kuasa kebangkitan Yesus dari antara orang mati. Ini disebut dengan iman akan keselamatan atau hidup kekal. Di dalam iman akan keselamatan terkandung kepastian hidup, bukan bayangan kehidupan yang sukses. Ketika Yesus telah bangkit dari kematian , di saat itulah telah terjadi pertukaran atau transformasi mendasar tentang dasar kehidupan manusia yang menjadi landasan kepastian maa depan anda.
Dan inilah berita, yang telah kami dengar dari Dia, dan yang kami sampaikan kepada kamu: Allah adalah terang dan di dalam Dia sama sekali tidak ada kegelapan. (I Yoh 1:5)
Dengan dasar percaya akan kuasa pertukaran di kayu Salib, maka setiap orang pasti dapat hidup dan mengabdi bagi Tuhan, keluarga yang dipersembahkan kepada Tuhan, pekerjaan dan usaha yang dipersembahkan kepada Tuhan, pendidikan yang dipersembahkan kepada Tuhan dan pergaulan kita yang dipersembahkan kepada Tuhan. Sebab di dalam kepastian itu terdapat terang Tuhan, dimana di situ sama sekali tidak ada kegelapan, tidak ada keraguan, tidak ada bayangan hidup sukses. Yang ada adalah kepastian hidup sukses.
Pastikanlah Anda memiliki kepastian itu agar anda menjadi sukses seperti yang Tuhan inginkan.

B. PEMBELAJARAN
B.1. MENEMUKAN (M1)
Bacaan: Yakabus 1:17; I Yohanes 1:5
- Darimanakah datangnya setiap pemberian yang baik dan setiap anugerah yang sempurna?
- Allah adalah… (I Yoh 1:5)
B.2. MERENUNGKAN (M2)
Prinsip kehidupan yang berpusatkan Kristus adalah iman akan penebusan Kristus di kayu Salib. Tidak syarat lain. Bagaimankah keyakinan ini dapat menjadi standar kehidupan Anda? Cobalah pikirkan bagaimana prinsip ini ada dan berpengaruh dalam bidang-bidang kehidupan Anda yang sedang mengalami krisis.

B.3. MELAKUKAN (M3)
Cara praktis menjadikan Yesus sebagai penguasa tunggal adalah, periksalah motifasi hati kita sebelum merencanakan dan mengerjakan apa yang sudah Anda rencanakan. Motifasi terdalama dalah berbicara tentanf iman. Keitka iman berfungsi di atas pengalaman, maka sudah pasti iman tersebut akan menggerakkan Anda bertindak dengan motifasi rohani dari Allah.
B.4. MEMBAGIKAN (M4)
Berbagilah pengalaman selama 1 (satu) minggu belakangan tentang menjadikan Yesus Kristus sebagai Tuhan atau hidup yang berpusatkan Kristus, kepada orang lain.
Link pembaca renungan: https://forms.gle/fXYnEWDbH8gqjwo47

