MINGGU : HIDUP DALAM KETULUSAN

05 Februari 2023

Penerbit: Departemen Pengajaran GKKD Bogor
Bacaan: Mazmur 26:1-11

PENGANTAR

Semua orang ingin menjalani kehidupan ini dengan penuh bahagia “melayani dengan bahagia”, pemazmur menuliskan bahwa sumber kebahagiaan bukanlah terletak kepada kemewahan dunia yang kita miliki, bukan sebesar apa posisi atau status kita, yang pasti disampaikan bahwa sumber kebahagiaan bukan dari dunia ini, tetapi dari tinggal di rumah Tuhan, di mana kehadiran Tuhan dinyatakan. Kebahagiaan hanya kita alami ketika Tuhan hadir ditengah-tengah kita dan kemuliaan-Nya dinyatakan. Kebahagiaan sejati ketika Tuhan tinggal di dalam hidup kita. Pemazmur menjelaskan bahwa untuk mengalami Tuhan, kita harus memiliki mata yang terus tertuju kepada Tuhan, bergaul dengan orang percaya yang berjalan di dalam kebenaran Allah. Hal ini adalah gambaran orang yang hidupnya berpusat kepada Kristus mata yang tertuju pada kasih setia Tuhan hidup dalam kebenaran, tidak duduk  dengan penipu, dan tidak bergaul dengan orang munafik dan orang yang berbuat jahat serta dengan orang fasik. Berpusat kepada Kristus akan membawa kita hidup dalam ketulusan, kekudusan dan penuh pujian kepada Tuhan.

PEMBELAJARAN
B.1. MENEMUKAN (M1)

Maz.26:1 Dari Daud. Berilah keadilan kepadaku,  ya TUHAN, sebab aku telah hidup dalam ketulusan;   kepada TUHAN aku percaya  dengan tidak ragu-ragu.   
Dari ayat tersebut diatas, bagaimana cara hidup Daud?

Maz.26:3 Sebab mataku tertuju pada kasih setia-Mu,  dan aku hidup  dalam kebenaran-Mu. 
Dari ayat tersebut diatas, bagaimana sikap Daud terhadap kasih setia dan kebenaran Tuhan?

Maz. 26:12 Kakiku berdiri di tanah  yang rata; aku mau memuji TUHAN dalam jemaah.  
Dari ayat tersebut diatas, bagaimana respon Daud kepada Tuhan?

B.2. MERENUNGKAN (M2)

Kita harus belajar untuk mengambil waktu khusus bersama dengan Tuhan, biar Dia menguji dan menyelidiki hati dan batin kita, apakah memang sungguh kita berkenan kepada Tuhan. Terkadang banyak hal yang terjadi dalam hidup kita, kita tidak sadar bahwa kita sedang larut dalam cara hidup yang dibencii oleh Tuhan, kita larut dalam praktek penipuan, kemunafikan atau kefasikan. Dengan waktu yang teduh dan tenang dan berpusat kepada Tuhan, maka Dia akan menyingkapkan dan memberikan kekuatan kepada kita untuk menyingkirkannya. Kita lepas dari cara hidup yang lama, membawa kita untuk menaikkan pujian syukur dan menceritakan perbuatannya yang ajaib dan kita dipenuhi dengan sukacita. Hidup yang berpusat kepada Kristus membawa kita hidup dengan penuh ucapan syukur dan semangat memberitakan kebaikan Tuhan.

B.3. MELAKUKAN (M3)

Buatlah keputusan untuk lepas dari cara hidup yang lama, yang dipenuhi dengan kepalsuan dan kemunafikan, tetapi hidplah dalam penuh ucapan syukur dan giat menjadi saksi untuk menceritakan perbuatan Tuhan yang besar.

B.4. MEMBAGIKAN (M4)

Ceritakanlah bagaimana melepaskan atau menanggalkan hal yang tidak berkenan kepada Tuhan dan hidup dalam penuh ucapan syukur dan sukacita karena Tuhan.

Link pembaca renungan: https://forms.gle/fXYnEWDbH8gqjwo47