20 Februari 2023
Penerbit : Departemen Pengajaran GKKD Bogor
Bacaan: Yohanes 13:13-14
PENGANTAR
“Kamu menyebut Aku Guru dan Tuhan, dan katamu itu tepat, sebab memang “Akulah Guru dan Tuhan”. Jadi jikalau Aku membasuh kakimu, Aku yang adalah Tuhan dan Gurumu, maka kamu pun wajib saling membasuh kakimu;”
PEMBELAJARAN
MENEMUKAN (M1)
“Secara empiris (berdasarkan data dan fakta), perbincangan tentang Yesus Kristus adalah Tuhan sudah dilakukan di kalangan orang-orang Israel, setidaknya sejak dua ribu tahun yang lalu sampai saat ini. Namun demikian, secara empiris pula masih ada orang-orang percaya (Kristen) yang bimbang atau ragu-ragu. “Dalam hati kecil mereka bertanya-tanya, benarkah Yesus Kristus adalah Tuhan?”

MERENUNGKAN (M2)
Secara garis besar, dua ayat renungan kita ini berbicara tentang perihal sebagai berikut. Pertama, kamu menyebut Aku Guru dan Tuhan, katamu itu tepat. Yang Kedua, sebab memang Akulah Guru dan Tuhan. Ketiga, _apabila Aku membasuh kakimu, Aku yang adalah Tuhan dan Gurumu. Keempat, maka kamu pun wajib saling membasuh kakimu. Ayat ini bukan perkataan atau anggapan orang lain, tetapi pengakuan Yesus sendiri didepan banyak saksi (muridnya), Ia menyatakan perkataanmu tepat sebab Aku memang Guru dan Tuhan!
Pernyataan sudah cukup otentik, Dia bukan hanya tokoh sejarah, bukan hanya guru, bukan hanya nabi seperti yang disangka banyak orang, tetapi Ia Tuhan. Dan bahkan dengan sangat gamblang Alkitab menyatakan bahwa Firman itu telah menjadi manusia. Bahwa Firman itu sudah menjadi Yesus Kristus, Tuhan kita. Lalu Dia diam di antara kita. Kita juga telah melihat kemuliaan, tanda-tanda dan mujizat-Nya yang dahsyat dan ajaib. Yaitu kemuliaan, tanda-tanda dan mujizat yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Allah Bapa yang bertakhta di Kerajaan Sorga. Dia yang penuh dengan kasih setia, kasih karunia dan kebenaran-Nya.
Kisah hidup Yesus sebagai Tuhan bukan hanya disaksikan oleh Injil dan murid-muridNya, tetapi di dalam banyak buku sejarah dunia non Kristen seperti buku Flavius Josephus, Sejarawan Yahudi (37 SM – 100 M) dan Tacitus (56-120 M), Plinius Muda (62 SM – 11M). Lucian Satiris (125SM-180M) dan banyak lagi. Mereka semua mengatakan bahwa Yesus bukan mytos!

MELAKUKAN (M3)
Bukti-bukti otentik dari Alkitab maupun buku-buku sejarah dunia saja tidak cukup, butuh sebuah tindakan iman untuk percaya bahwa Yesus adalah Tuhan, Iman adalah dasar dari sebuah keyakinan, bahkan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat (Ibrani 11:1), maka renungan ayat diatas mengatakan bahwa jika kamu (kita) menyebut Aku (Yesus) adalah Guru dan Tuhan, maka kamu (kita) wajib melakukan yang sama seperti Tuhan lakukan, bahkan untuk melakukan pelayanan bagi sesama manusia.
MEMBAGIKAN (M4)
“Ceritakan kepada banyak orang dan saudara, untuk jangan goyah dengan apapun dunia katakan, seperti Yesus adalah mytos dan legenda, atau jangan goyah dengan perkataan banyak orang yang menganggap bahwa Yesus itu hanya nabi (manusia) bukan Tuhan. Yesus sendiri yang mengatakan bahwa Dia adalah Tuhan (Yohanes 13:13-14), titik!
Link pembaca renungan: https://forms.gle/fXYnEWDbH8gqjwo47

