RABU : BUKTI-BUKTI SEJARAH NON KRISTEN TENTANG KETUHANAN YESUS

22 Februari 2023

Penerbit : Departemen Pengajaran GKKD Bogor
Bacaan : Yohanes 20:29

PENGANTAR

“Apakah Yesus itu betul-betul ada?” “Apakah ada bukti-bukti historis mengenai keberadaan Yesus Kristus?”
Kita sudah sangat tahu bahwa ayat-ayat Alkitab telah menjelaskan dengan gamblang dan jelas tentang kesaksian banyak orang tentang Yesus Kristus, tetapi bagaimana dengan sumber-sumber yang lain diluar sumber Kristen?”

PEMBELAJARAN
MENEMUKAN (M1)

Diluar sumber alkitab dan sejarah kristen ada sejumlah informasi yang dapat kita peroleh mengenai Yesus dari sumber-sumber sejarah sekuler (non kristen) yang cukup banyak, beberapa bukti sejarah yang penting mengenai Yesus antara lain:

  1. Tacitus dari abad pertama, seorang sejarahwan Roma yang dianggap kredibel, mencatat tentang: keberadaan ”orang-orang Kristen,” yang berasal dari kata ”Christus,” bahasa Latin untuk Kristus, yang menderita di bawah Pontius Pilatus pada zaman pemerintahan Tiberius.
  2. Suetonius, sekretaris utama dari Kaisar Hadrian, menulis bahwa ada seseorang yang bernama Chrestus (atau Kristus) yang hidup pada abad pertama. 3. Flavious Yosephus adalah sejarahwan Yahudi yang paling terkenal. Dalam catatannya di Antiquities_dia merujuk Yakobus sebagai ”saudara Yesus, yang disebut Kristus.” “Pada waktu itu Yesus, seorang yang bijak, kalau secara hukum dia bisa disebut manusia. Dia adalah seorang yang melakukan hal-hal yang luar biasa …. Dia adalah [Sang] Kristus …. Kristus menampakkan diri kepada mereka, hidup kembali pada hari ketiga, sebagaimana telah dinubuatkan oleh para nabi, yang juga berbicara mengenai puluhan ribu hal-hal yang luar biasa mengenai Dia.” ”Pada waktu itu ada seorang bijak bernama Yesus. Dia hidup dengan baik dan dikenal sebagai orang yang berbudi luhur. Dan banyak orang-orang Yahudi dan dari bangsa-bangsa lain yang menjadi muridNya. Pilatus menyalibkan Dia dan menghukum mati Dia. Namun murid-muridNya tidak meninggalkan Dia. Mereka mengatakan bahwa Dia memperlihatkan diri kepada mereka tiga hari setelah penyalibanNya, dan bahwa Dia hidup; karena itu mungkin Dia adalah Mesias yang diberitakan oleh para nabi” 4. Yulius Afrikanus mengutip sejarahwan Thalus dalam diskusi mengenai cuaca saat itu; kegelapan yang terjadi pada saat penyaliban Yesus. 5. Plinius Muda, dalam _Letters 10:96, mencatat tentang kebiasaan ibadah jemaat Kristen mula-mula, termasuk fakta bahwa orang-orang Kristen menyembah Yesus sebagai Tuhan dan bersikap sopan. Ia juga mendeksripsikan tentang perjamuan kasih dan Perjamuan Kudus. 6. Talmud Babilon (Sanhedrin 43a) mengkonfirmasikan penyaliban Yesus menjelang hari Paskah, termasuk mencatat adanya tuduhan bahwa Kristus mempraktekkan sihir dan mendorong orang-orang Yahudi untuk murtad.

MERENUNGKAN (M2)

Semua sumber-sumber sejarah ini mencatat bahwa Yesus adalah manusia yang melakukan perbuatan hebat, dasyat dan gagah perkasa, dan semua murid dan orang-orang pada masa itu menyembah Yesus sebagai Tuhan. Dan sejarahwan Yoshepus Plinius dan Tacituss mengatakan bahwa Yesus disebut Kristus, melakukan perbuatan ”magis”, menuntun Israel kepada pengajaran baru, disalibkan pada hari Paskah bagi bangsa Israel di Yudea, tapi diakui sebagai Tuhan dan akan datang kembali. Hal ini dipercaya oleh murid-muridNya dan mereka menyembah Dia sebagai Tuhan

MELAKUKAN (M3)

Mungkin bukti-bukti sejarah dunia yang kredible ini sudah cukup bagi kita, tetapi saya mau katakan pada kita semua, bahwa lebih baik bagi kita “berbahagialah orang yang percaya, walau tidak melihat” (Yoh 20:29). Demikian yang Yesus ajarkan pada kita!

MEMBAGIKAN (M4)

Bukti-bukti memang penting bagi kita, untuk meyakinkan orang lain untuk percaya bahwa Yesus adalah Tuhan tetapi lebih penting lagi teladan dan gaya hidup kita sebagai umat percaya untuk meyakinkan banyak orang.

Link pembaca renungan: https://forms.gle/fXYnEWDbH8gqjwo47