JUMAT : PENYEMBAHAN-PENYEMBAHAN DALAM KEBENARAN

03 Maret 2023

Penerbit : Departemen Pengajaran GKKD Bogor
Yohanes 4:21-23 TB

Orang Yahudi sangat bangga dengan kota Yerusalem yang merupakan pusat peribadatan dan simbolik serta sangat penting bagi orang-orang Israel; SEMENTARA bagi orang Samaria menganggap menyembah Allah di gunung itu (gunung Gerizim) adalah hal yang sangat penting;
NAMUN Yesus berkata kepada perempuan Samaria itu bahwa “untuk menyembah Bapa, tempatnya bukan di gunung itu, dan bukan pula di Yerusalem, karena Allah itu Roh, yang tidak bisa dikurung atau dibatasi oleh suatu tempat, ruang, atau pun waktu, Allah bisa hadir di mana saja, serta TIDAK memerlukan hakekat-hakekat atau keberadaan dalam wujud fisik yang menjadi wadah/tempat seperti sebuah kota Yerusalem atau gunung tertentu untuk menjadi tempat Tuhan bersemayam, karena Allah itu Roh dan bisa bergerak hadir didalam semua dan atas segala sesuatu.

MENEMUKAN (M1)

Yohanes 4:21-23 TB, 21 Kata Yesus kepadanya: “Percayalah kepada-Ku, hai perempuan, saatnya akan tiba, bahwa kamu akan menyembah Bapa bukan di gunung ini dan bukan juga di Yerusalem. 22 Kamu menyembah apa yang tidak kamu kenal, kami menyembah apa yang kami kenal, sebab keselamatan datang dari bangsa Yahudi. 23 Tetapi saatnya akan datang dan sudah tiba sekarang, bahwa penyembah-penyembah benar akan menyembah Bapa dalam roh dan kebenaran; sebab Bapa menghendaki penyembah-penyembah demikian.

Pertanyaan:

  1. Apakah yang Yesus katakan kepada perempuan Samaria tentang menyembah Bapa?
  2. Bagaimanakah penyembah-penyembah benar akan menyembah Bapa?

MERENUNGKAN (M2)

YESUS adalah kebenaran sejati, yang BENAR dan PUSAT dari semua penyembahan kepada Bapa, hanya didalam dan oleh YESUS kita LAYAK untuk menjadi penyembah-penyembah yang menyembah Bapa dalam roh dan kebenaran; BUKAN didalam, oleh atau melalui suatu wadah atau tempat tertentu seperti kota Yerusalem atau gunung, atau model tata/cara Ibadah liturgis tertentu; TETAPI yang menyembah dalam roh dan kebenaran yakni didalam YESUS, Anak Allah, Imam Besar Agung, yang telah melintasi semua langit, kita bisa datang dengan penuh keberanian menghampiri takhta kasih karunia, supaya kita menerima rahmat dan menemukan kasih karunia untuk mendapat pertolongan kita pada waktunya. (Ibr 4:14-16 TB).

MELAKUKAN (M3)

Sebab Bapa menghendaki penyembah-penyembah dalam roh dan kebenaran, satu kebenaran penyembahan yang bukan berdasar kepada KEGIATAN agamawi, atau model liturgis tertentu; tetapi menjadi penyembah-penyembah yang menyembah _di dalam dan oleh KEBENARAN Kristus;

Oleh karena itu, mari sebutkanlah: didalam dan oleh apa dan siapakah saudara akan datang menyembah Bapa dan mengalami kebenaran Ibadah yang sejati?

MEMBAGIKAN (M4)

Ceritakanlah pengalaman saudara saat mengalami kebenaran Ibadah yang sejati dengan menyembah Bapa dalam Roh dan KEBENARAN didalam Kristus YESUS!

Link pembaca renungan: https://forms.gle/fXYnEWDbH8gqjwo47