renungan senin

SENIN: PENYALIPAN YESUS

10 April 2023

Penerbit : Departemen Pengajaran GKKD Bogor

Bacaan : Lukas 23:26-32; Mat 27:32

PENGANTAR

Kebangkitan didahului dengan peristiwa penghakiman Yesus sebagai orang yang melakukan kesalahan besar, penyiksaan dengan tidak manusiwawi “diluar kemanusiaan”, Dia berjalan menuju kalvari tatkala tubuhNya sudah tidak berdaya untuk berjalan dan memikul salib kayu. Ada seorang bernama Simon dari Kirene, dia mengikuti perjalanan Yesus ke kalvari. Peritiwa ini banar-benar di luar dugaan Simon, karena tujuannya datang ke Yerusalem diperkirakan adalah untuk merayakan paskah seperti yang telah berlangsung selama ini. Pada saat itu Yerusalem dipenuhi oleh orang-orang pendatang dan sangat ramai, termasuk Simon ini. Saya bisa bayangkan, bagaimana terkejutnya dia, tujuan akan berpesta tiba-tiba ada satu keributan yang besar dan penghakiman serta penyiksaan terhadap Yesus. Ditengah peristiwa mengikuti apa yang terjadi, ketika prajurit Romawi melihat Yesus sudah beberapa kali jatuh, tidak berdaya, Simon disuruh untuk memikul kayu salib yang dibawa oleh Yesus dan tidak menolaknya. Saya yakin kalau Simon ada bersama kita saat ini, dia bisa menceritakan betapa beratnya dan sulitnya membawa salib itu, apalagi secara fisik kita tidak berdaya lagi. Simon membawanya sampai ke kalvari, dia memegang terus salib itu. Salib yang dipikul oleh Yesus, seharusnya kitalah yang menanggungnya, penderitaan dan kematiaanNya menggantikan seluruh yang seharusnya kita alami. Dia sudah selesaikan di kayu salib. Salib adalah pertukaran, upah dosa yaitu kematian kekal menjadi kehidupan yang kekal, kesalahan menjadi kebenaran, kelemahan menjadi kekuatan. Terimalah AnugerahNya, percayalah bahwa darahNya telah menyucikan seluruh dosa dan pelanggaranmu dan alamilah hidup yang kekal bersama Yesus.

PEMBELAJARAN
B.1. MENEMUKAN (M1).

Lukas 23:26 Ketika mereka membawa Yesus, mereka menahan seorang yang bernama Simon dari Kirene, yang baru datang dari luar kota, lalu diletakkan salib itu di atas bahunya, supaya dipikulnya sambil mengikuti Yesus.
Matius 27:32 Ketika mereka berjalan ke luar kota, mereka berjumpa dengan seorang dari Kirene yang bernama Simon. Orang itu mereka paksa untuk memikul salib Yesus.
Dari ayat tersebut diatas:
Kenapa Simon dari Kirene memikul salib Yesus?
Apa tanggapan dari Simon ketika dipaksa memikul salib Yesus?

B.2. MERENUNGKAN (M2).

Simon dari Kirene bukan hanya menyaksikan dari dekat peristiwa penderitaan Yesus, tetapi dia merasakan dan mengalami bagaimana sakit dan menderitanya Yesus, dengan memikul salib Yesus. Dia sangat merasakannya, walaupun Simon tidak banyak diceritakan dalam Injil tetapi apa yang dia alami menjadi inspirasi bagi kita. Memang sepertinya dia dipaksa untuk memikul salib itu, dia tidak menyadari atau menyangka kenapa dia yang harus dipilih, tidak dijelaskan apa sebabnya dia dipilih. Memang awalnya dipaksa, tetapi lihatlah dia tidak menolak atau ada keluhan dalam perjalanan sampai di bukit Golgota. Kisah ini menjadi pelajaran bagi kita, mungkin awalnya kita sepertinya dipaksa atau terpaksa mengikut Yesus dan memikul salib, tetapi percayalah salib itu membawa kita mengalami kasih dan pengorbanan Kristus buat keselamatan kita. Memikul salib akan membuat kita bisa lebih dalam memahami betapa besarnya pengorbanan Yesus buat keselamatan kita, sehingga kita patut bersyukur dan menghargainya.

B.3. MELAKUKAN (M3).

Buatlah keputusan untuk mengikut Yesus dalam keadaan apapun. Alami betapa besarnya kasih dan pengorbananNya untuk keselamatan kita. Bisa jadi awalnya terpaksa tetapi ketika kita berjalan bersama Yesus, Dia pasti beri kekuatan.

B.4. MEMBAGIKAN (M4).

Bagikanlah kepada saudaramu betapa besarnya kasih dan pengorbanan Yesus untk keselamatan kitan dan ajaklah saudaramu untuk menerima kasihNya.

Link pembaca renungan: https://forms.gle/fXYnEWDbH8gqjwo47