renungan harian

KAMIS – HDUP DALAM KASIH KARUNIA INJIL

20 April 2023

Penerbit : Departemen Pengajaran GKKD Bogor
Bacaan :1 Korintus 15: 9 -11

PENGANTAR

Pernahkah kita merenungkan, “apa sih arti hidup yang sesungguhnya?” Bukankah hidup itu singkat adanya? Dalam dunia ini tidak ada yang abadi. Segalanya akan berakhir pada saatnya. Dengan demikian apa yang sebenarnya kita kejar di dunia ini? Apakah hidup ini hanya sekedar mengisi waktu dan mengejar sesuatu yang suatu saat akan kita tinggalkan?
Untuk menjawab semua pertanyaan tersebut, kita perlu memahami bahwa hidup kita sebagai orang percaya adalah hidup dalam kasih karunia Allah.

PEMBELAJARAN
MENEMUKAN (M1)

Baca 1 Korintus 15:10, Paulus menyadari bahwa keberadaan hidupnya hanya oleh karena kasih karunia Allah. Bagaimana tidak, dia yang dahulu merupakan seteru Allah, penganiaya jemaat Tuhan dan orang yang paling giat melawan Tuhan, namun sekarang diberi kesempatan untuk memberitakan kebenaran. Paulus menyadari bahwa anugerah Allah dalam Yesus Kristus adalah sesuatu yang tidak ternilai. Pengorbanan Tuhan Yesus untuk menebus dosa manusia adalah kasih karunia terbesar yang perlu kita hargai. Salah satu hal terbaik untuk menghargai dan membalas kasih karunia Allah adalah dengan hidup benar sesuai dengan kasih karunia tersebut.

MERENUNGKAN (M2)

Hidup ini singkat, maka pergunakanlah dengan sebaik-baiknya. Paulus diberi waktu dalam dunia ini kurang lebih 60 tahun kemudian dia mati sebagai seorang martir di kota Roma. Namun hidupnya dipergunakan dengan efektif untuk melayani Tuhan. Setelah bertobat, Paulus bekerja keras lebih dari siapapun untuk memberitakan kasih karunia Allah yang telah dia alami secara pribadi. Paulus hidup dalam kasih karunia Allah, sehingga dia dapat menjalani kehidupannya dengan benar dan dapat menjadi teladan bagi jemaat Tuhan dalam segala hal. Dalam bekerja, dalam perkataan, dalam kasih dan sebagainya.

MELAKUKAN (M3)

“Bagaimana dengan kehidupan kita?” “Adakah kita menyadari kasih karunia Allah dalam hidup kita?” Ingatlah bahwa tanpa kasih karunia Allah dalam Yesus Kristus, kita adalah orang yang akan binasa oleh dosa kita. Tetapi karena pengorbanan Tuhan Yesus sajalah kita diselamatkan (mengalami injil keselamatan) dan dilayakan untuk memperoleh kehidupan kekal bersama dengan Tuhan. Jika begitu besarnya kasih karunia Allah dalam hidup kita, maka pertanyaannya adalah apakah kita akan menyia-nyiakan kasih karunia Allah tersebut dengan hidup sembrono dan sembarangan?

MEMBAGIKAN (M4)

Marilah kita menjadi pribadi yang terus menyadari dan menghargai kasih karunia Allah bagi hidup kita dengan menghargai hidup, waktu, talenta, bakat, kesempatan, dan segala yang ada dalam diri kita untuk menyatakan kemuliaan Allah, khusus bagi sesama orang percaya dan banyak orang.

Link pembaca renungan: https://forms.gle/fXYnEWDbH8gqjwo47