KAMIS – MENERIMA KASIH KARUNIANYA ADALAH MENERIMA TANGUNG JAWAB

11 Mei 2023

Penerbit : Departemen Pengajaran GKKD Bogor
Bacaan : Lukas 1:28-31

A. PENGANTAR

Kasih karunia menjadi kekuatan inti sebagai orang Kristen. Kasih kaurnia tidak dapat digantikan atau diduakan dengan kekuatan terkuat apapun di muka bumi. Sebab di dalam kasih karunia mengandung kekuatan dari Allah untuk menjalani maksud dan tujuan kehidupan kekal yang diterima oleh setiap orang Kristen yang mempercayai Dia sebagai Tuhan dan Juru Selamat. Dengan kata lain ketika seseorang diselamatkan dan beroleh anugerah kehidupan kekal, maka orang tersebut menerima tanggung jawab yang sangat mulia yakni menjadi saksi Kristus di muka bumi.

Seperti kisah nyata di dalam kehidupan Maria. Sebagai seorang gadis biasa yang sama dengan manusia lainnya pada waktu itu, merasa terkejut dan tidak menyangka, bahwa dia kedatangan malaikat yang menyampaikan pesan kasih karunia bahwa Maria akan mengandung dan akan melahirkan Yesus Kristus, sebagai Juru Selamat dunia. Kasih karunia yang diterima Maria, bukanlah satu bentuk hiburan agar Maria ketika menerima tanggung jawab sebagai ibu daripada Yesus Kristus tidak perlu merasa takut, tetapi kasih karunia berupa tanggung jawab yang berasal dari Allah dalam mengemban misi sebagai saluran berkat kepada dunia. Sama halnya ketika Musa beroleh kasih karunia dari Allah melalui tanggung jawab sebagai pemimpin yang membawa bangsa Israel keluar dari Mesir menuju Tanah Kanaan (Keluaran 33:13-16).

Kasih karunia yang diberikan Allah juga tidak juga hanya berarti sebagai garansi keuangan Anda dari Tuhan atau garansi bahwa Anda tidak akan bertengkar dengan istri atau anak atau orang lain. Juga tidak hanya berarti kasih karunia sebagai garansi bahwa Anda akan sukses dalam studi di sekolah tanpa harus belajar. Bukan! Setiap pemberian anugerah atau kasih karunia bertujuan agar setiap orang Kristen mampu mengemban tanggung jawab dalam menjalankan semua ketetapan, perintah dan kehendak Tuhan untuk hidup Anda. Katika Anda menjadi seorang siswa, maka Anda akan belajar bergantung sepenuhnya kepada Tuhan dalam menjalani proses pembelajaran Anda, baik ketika Anda gagal atau ketika Anda sukses. Ingatlah bahwa kasih karunia adalah kekuatan yang sangat bernilai kekal dan tidak ada duanya, karena bertujuan untuk memberikan penyertaan yang mengandung hikmat dan kemampuan dari Allah.

B. PEMBELAJARAN

B.1. MENEMUKAN (M1).

Bacaan: Lukas 1:28-31

  1. Apakah yang dikatakan malaikat kepada Maria? (ayat 28)
  2. Apakah perkataan malaikat berikutnya kepada Maria? (ayat 30-31)

B.2. MERENUNGKAN (M2).

Coba renungkan apakah makna dan kaitan antara kasih karunia yang Maria terima dengan perannya menjadi ibu yang melahirkan Yesus Kristus? (ayat 30-31).

B.3. MELAKUKAN (M3)

Izinkanlah kasih karunia Allah menjadi satu-satunya kekuatan dan hikmat untuk menjalankan tanggung jawab yang berasal daripada Allah.

B.4. MEMBAGIKAN (M4)

Terus bersaksi akan kuasa kasih karuniaNya melalui teladan hidup.

Link pembaca renungan: https://forms.gle/fXYnEWDbH8gqjwo47