JUMAT- BUTUH INJIL SETIAP HARI

07 Juli 2023

Penerbit : Departemen Pengajaran GKKD Bogor

Roma 3:10-11 TB, seperti ada tertulis: “Tidak ada yang benar, seorang pun tidak. Tidak ada seorang pun yang berakal budi, tidak ada seorang pun yang mencari Allah.

Semua manusia adalah orang berdosa, tidak ada yang benar, seorang pun tidak, baik yang sudah tahu firman Tuhan atau tidak; sungguh satu ayat firman Tuhan yang mengingatkan dan menyadarkan betapa RENTAN-nya kehidupan kita, sehingga sangat membutuhkan INJIL “disetiap hari,” untuk hidup sebagai orang-orang yang telah DIBENARAN bukan berdasar kepada perbuatan atau diri manusia kita, tetapi karena KEBENARAN Tuhan, dalam pengorbananNya yang tidak berdosa, Yesus menyatakan dan membuat kita BENAR dengan memberi kita KEBENARANNYA sendiri.


.., ayat hari ini adalah suatu gambaran yang ironis (menyedihkan) karena sebagai “manusia biasa” walau sudah tahu banyak firman Tuhan, sudah lama didalam Tuhan, itu tidak bisa menjamin bahwa keadaan kita akan selalu “baik-baik saja, bisa menguasai diri, tidak emosi, penuh kasih, saling menerima dan selalu mudah untuk mengampuni orang lain,” itu akan jadi hal yang sulit terutama saat EMOSI, kedagingan manusiawi EGO yang belum pulih itu “terganggu atau disentuh;” maka segala pengetahuan dan status sebagai anak-anak Tuhanpun bisa jadi “LUPA,” hingga melakukan tindakan atau kata-kata yang akan kita sesali kemudian, artinya, Jika INJIL tidak dengan terus menerus memenuhi hati, pikiran dan perasaan kita maka setiap kita begitu mudah dan rentan terhadap munculnya sifat-sifat kedagingan (spt marah, ngambek, menyerang, dls) atau mengandalkan kekuatan diri sendiri.

Kita PERLU INJIL setiap hari, karena INJIL bukanlah sekadar pesan keselamatan, tetapi sebagai dasar kebenaran dan sebagai ukuran standar (kanon) dalam berpikir, berkata-kata dan berperilaku setiap hari; itu bukan hanya sebagai pesan teologi untuk kita terima, karena INJIL adalah kekuatan, kuasa Allah yang nyata kebenarannya, yang bekerja dan berkuasa dalam seluruh kehidupan orang percaya.

Dari renungan yang mengingatkan begitu rentannya kehidupan kita, apakah saudara menyadari dan mau mengambil keputusan untuk selalu tinggal dalam kuasa Injil setiap hari?

Pertanyaan perenungan

  1. Apakah yang tertulis dalam ayat hari ini tentang diri kita manusia?
  2. Dalam kebenaranNya yang telah menebus kita, sebagai orang seperti apakah kita hari ini dihadapan Allah?

Link pembaca renungan: https://forms.gle/fXYnEWDbH8gqjwo47