Renungan Minggu

MINGGU – MEMAHAMI DAN MENGHIDUPI INJIL

09 Juli 2023

Penerbit : Departemen Pengajaran GKKD Bogor

1 Korintus 15:1-2 TB, Dan sekarang, saudara-saudara, aku mau mengingatkan kamu kepada Injil yang aku beritakan kepadamu dan yang kamu terima, dan yang di dalamnya kamu teguh berdiri. Oleh Injil itu kamu diselamatkan, asal kamu teguh berpegang padanya, seperti yang telah kuberitakan kepadamu — kecuali kalau kamu telah sia-sia saja menjadi percaya.

Mengetahui dan mengenal INJIL tidak secara otomatis membuat seseorang menjadi percaya dan hidup dalam kuasa INJIL, bahkan walau sudah menerima dan mempercayai INJIL, tetap saja perlu belajar dengan cara yang benar dan membuka hati agar dapat menangkap kebenaran Allah dalam konsep dan pemahaman yang benar seperti yang Tuhan maksudkan,
.., karena, ada banyak orang yang masih memahami INJIL hanya dalam batas konsep pikiran saja, sehingga akibatnya menjadi orang-orang yang tahu banyak Firman Tuhan, tetapi tidak melakukannya; mampu menjelaskan Firman Tuhan dengan baik, tetapi dalam hal “mengampuni, atau mengasihi” masih belum menang dan bahkan ada yang masih terus bergumul dalam kebiasaan dosa seperti orang-orang dunia.

Paulus mengingatkan jemaat di Korintus agar dengan TEGUH berpegang pada INJIL, dalam Frasa “asal kamu teguh berpegang padanya” dalam ayat ini, Paulus mengingatkan tentang pentingnya untuk “konsisten dan persisten” secara terus menerus menghidupi INJIL setiap hari dan setiap waktu; dalam situasi dan kondisi apapun senantiasa MEMILIH untuk hidup dalam INJIL, mau tinggal dalam kuasa INJIL dalam setiap aktifitas dan hubungan di keluarga, gereja, pekerjaan, usaha, studi dan di lingkungan; mengalami suatu kehidupan yang senantiasa berpusat kepada INJIL, semua tentang Yesus, karena telah menerima kasih Kristus dalam hidupnya dengan berlimpah-limpah.

INJIL bukanlah pelajaran yang hanya “sebatas” kata-kata, karena INJIL adalah tentang kehidupan, satu kebenaran yang harus dipahami mulai dari pikiran, perasaan dan kehendak, hingga menembus ke relung hati yang paling dalam, memulihkan dan mengubahkan, lalu keluar di ekspresikan dalam sikap, perkataan, pola pikir dan perbuatan sebagai manusia baru didalam Kristus.

Mari alami kuasa INJIL yang dahsyat bekerja memulihkan dan membaharui kehidupanmu, dan ceritakanlah pengalaman saudara saat mengalami kuasa INJIL, kepada teman-teman komsel saudara.

Pertanyaan perenungan

  1. Teguh dalam hal apakah Paulus mengingatkan jemaat di Korintus?
  2. Bagaimanakah seharusnya jemaat di Korintus berpegang kepada Injil?

Link pembaca renungan: https://forms.gle/fXYnEWDbH8gqjwo47