renungan senin

SENIN – INJIL BUKAN KATA-KATA TETAPI KUASA TRANSFORMASI

24 Juli 2023

Penerbit: Departemen Pengajaran GKKD Bogor
Bacaaan: Roma 1:16-17

PENGANTAR

Di dalam benak (hati) ada suara hati manusia yang ingin mengalami transformasi atau perubahan hidup, siapapun manusia itu bahkan manusia yang paling jahat dan bobrok sekalipun, ia pasti rindu untuk mengalami perubahan hidup (life changing), tetapi mereka tidak berdaya alias tidak punya daya (kuasa) untuk berubah. Mereka mencoba menolong dirinya sendiri (self-helf) dengan mencoba banyak buku-buku karya para motivator dan hadir di seminar motivasi dengan berbagai konsep, tips atau cara untuk mengubah diri (renewed heart), tetapi kemudian “hanya efektif sementara” saja. Sebagian besar mereka kemudian merasa frustrasi/ gagal yang lebih dalam lagi dan kembali berkubang dalam lumpur kegagalan dan dosa.
Bahkan tidak sedikit dari mereka kemudian menjadi tambah buruk keadaannya, makin tenggelam dan terikat oleh kebiasaan – kebiasaan buruk, tambah frustrasi dan merasa tidak ada jalan keluar!!!
“Bagaimana menyelamatkan diri dalam keadaan ini saudara?” “Bagaimana dengan injil yang adalah kabar baik, apakah injil mampu mengubahkan, menyelamatkan dan memperbaharui hati?”

PEMBELAJARAN

MENEMUKAN (M1)

Bacalah renungan *1 Tesalonika 5:1 *, Sebab Injil yang kami ………………. bukan disampaikan kepada kamu dengan ………….., tetapi juga dengan kekuatan oleh …………… dan dengan suatu kepastian yang …………. Memang kamu tahu, bagaimana kami bekerja di antara kamu oleh karena kamu.
Roma 1 : 16-17 Sebab aku mempunyai keyakinan yang kokoh dalam ……., karena …….adalah ……….Allah yang ………. setiap orang yang percaya (isi semua titik-titik)

MERENUNGKAN (M2)

Dalam minggu-minggu ini kita belajar bersama baik di ibadah minggu dan bahan renungan harian, “Bagaimana injil adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan semua orang yang percaya” (Roma 1; 16-17). Dan bagaimana injil ini bekerja mengubah dan mentransformasi (memperbaharui hati) kita semua. Paulus mengatakan dengan jelas di dalam surat 1 Tesalonika 5:1 diatas bahwa injil yang ia beritakan untuk mengubah hidup manusia dari kegelapan kepada terangnya yang ajaib dan injil yang ia sampaikan kepada kamu (kita) bukan disampaikan dengan kata-kata saja (words) (motivasi, kalimat inspirasi, visi, perintah atau instruksi) yang terbatas dan fana (sementara). Karena jika demikian maka manusia hanya sekedar tahu (knowledge & wisdom) mana yang baik dan yang tidak. Manusia kemudian hanya tahu aturan dan cara praktisnya saja, tetapi manusia kemudian gagal untuk punya kekuatan untuk berubah alias tak kuasa untuk berubah. “mereka hanya tahu bahwa mereka perlu untuk berubah, tetapi tidak kuasa melakukannya”. Untuk itulah ayat renungan diatas katakan kita membutuhkan kekuatan Roh Kudus (kuasa – power). Jadi Injil bukan hanya kata-kata tetapi kuasa Allah untuk mengubahkan (God’s power for salvation)

MELAKUKAN (M3)

Saudara terkasih, setelah kita menyadari kebenaran ini, bahwa injil adalah kekuatan Allah dan bukan hanya kata-kata saja, kata-kata nasehat, instruksi atau perintah, kalimat motivasi, kisah-kisah menginspirasi dan penuh penghiburan. Jadi mari kita jangan hidup oleh manis dan indahnya kata- kata saja (jadi quote doank) tetapi mari kita hidup di dalam INJIL KRISTUS, dengan menyadari tanpa INJIL kita tidak memiliki kuasa untuk mengalami transformasi hidup. Injil lah yang membuat kita memiliki kuasa untuk berubah dan mengubahkan!!.

MEMBAGIKAN (M4)

Ceritakanlah, ekspresikan melalui kesaksian-kesaksian atau status-status di social media yang menggambarkan bahwa injil adalah kekuatan Allah. Kekuatan yang mengubahkan, menyelamatkan, menyembuhkan, dan memulihkan serta memulihkan/memperbaharui hati.

Link pembaca renungan: https://forms.gle/fXYnEWDbH8gqjwo47