09 November 2023
Penerbit : Departemen Pengajaran GKKD Bogor
Bacaan : Roma 8:29-30
Setiap barang memiliki fungsi yang khusus. Demikian juga setiap orang secara khusus orang Kristen memiliki fungsi diri yang efektif atau tepat guna selama hidupnya. Apa yang tertulis dengan kata “ditentukan” di dalam Roma 8:29-30, adalah kata yang berasal dari kata yang sama yaknik “Predestined” yang artinya ditetapkan sejak semula. Kata “Predestined” adalah dari kata “Predestine” yang memiliki fungsi dasar. Dalam dunia kerja disebut “caliing” atau panggilan dalam tugas tertentu. Dalam panggilan Allah, kata ‘Predestined” adalah takdir atau ketetapan Tuhan yang berupa tugas atau mandat khusus untuk orang anak Tuhan. Artinya setiap anak Tuhan sesungguhnya memiliki fungsi dasar yang membuat seseorang memiliki efektifitas hidup di dunia. Kata efektif sama artinya dengan tepat guna. Contoh, pisau dapur, akan efektif digunakan untuk memotong bahan makanan di dapur. Jika digunakan untuk memotong rumput , maka pisau tersebut menjadi tidak efektif atau tidak tepat guna.

Terkadang tidak sedikit orang Kristen yang tidak mau pusing menemukan fungsi dasar hidupnya. Dalam dunia pelayanan gereja, sudah merasa sedang dengan melayanai secara umum. Namun di sisi lain Tuhan menyediakan berkat khusus bagi mereka yang mau mengenal dan mengemban fungsi dasar diri. Keengganan memahamai dan menerima takdir diri atau fungsi dasar yang berasal dari akan menyebabkan hidup seseorang tidak efektif atau tidak maksimal dalam melayani. Pahamilah kisah Yunus (Yunus 1 – 4). Enggan atau tidak mau menjadi pengemban takdir Allah menyebabkan Yunus mengalami penderitaan diri. Di sini sangat jelas pengarus karakter egoisme yang merajai diri Yunus. Yunus berusaha melawan itu. Namun apa yang disebut ‘takdir Allah” tidaklah bisa ditolak atau dilawan, karena ada kedaulatan Tuhan (Roma 8:28).

Saudara/i, manfaatkanlah waktu hidup Anda selama melayani Tuhan, dengan fokus dan antusias menemukan dan mengemban takdir Tuhan untuk hidup Anda. Ada berkat maksimal dan unik untuk Anda. Jadilah orang Kristen spesialis (Menjadi orang Kristen yang melakukan tugas khusus dari Tuhan) , jangan puas diri hanya sebagai orang Kristen generalis (menjadi pelayan yang mau serba bisa melakukan banyak pelayanan).
Link pembaca renungan: https://forms.gle/fXYnEWDbH8gqjwo4

