renungan senin

SENIN – IMANUEL: ALLAH MENYERTAI KITA (1)

25 Desember 2023

Penerbit : Departemen Pengajaran GKKD Bogor
Bacaan : Yesaya 7:14; 8:8

Imanuel  berarti “Allah beserta kita.”  Nama ini  muncul dalam Alkitab   dalam Perjanjian Lama, kitab Yesaya 7:14 “Sebab itu Tuhan sendirilah yang akan memberikan kepadamu suatu pertanda:  Sesungguhnya, seorang perempuan muda i  mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki, j  dan ia akan menamakan Dia Imanuel”  dan Yesaya 8:8 serta menerobos masuk ke Yehuda, ibarat banjir yang meluap-luap  hingga sampai ke leher; dan sayap-sayapnya  yang dikembangkan akan menutup seantero negerimu, ya Imanuel“, dan  dalam Perjanjian Baru kitab Injil Matius (1:23). “Sesungguhnya, anak dara itu akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki , dan mereka akan menamakan Dia Imanuel yang berarti: Allah menyertai kita”.

Nubuat dalam kitab Yesaya  jauh di masa lalu digenapi  dengan kelahiran Yesus Kristus, Raja  Israel.
Nama Imanuel menandakan bahwa Allah akan tinggal bersama umatNya, menyelamatkan umatNya dengan kedatangan, kehadiran-Nya yang  melindungi umatNya.

Seorang perawan dari Nazaret bernama Maria yang bertunangan dengan Yusuf, sebelum mereka menikah, malaikat mengunjungi  Maria dan berkatan bahwa ia akan mengandung melalui kuasa Roh Kudus.

Tuhanlah yang memilih waktu dan cara untuk datang ke dunia dan tinggal bersama kita.  Sejak semula Dia punya rencana untuk tinggal bersama dengan manusia sampai selama-lamanya.  Dia memilih untuk lahir sebagai manusia dan tinggal bersama dengan kita.   Kelahiran Yesus di Betlehem membuktikan bahwa Dia sangat mengasihi kita dan Dia mau tinggal bersama kita, Dia menyertai kita, Dia ada ditengah-tengah kita.

Imanuel “Tuhan beserta kita”, adalah inisiatif dari Tuhan sendiri, kerinduanNya untuk menyertai kita untuk hidup seturut dengan rencanaNya. Dia lahir untuk tinggal bersama kita, bersama keluarga dan bersama gerejaNya.  Adakah Yesus sudah tinggal bersama dengan kita hari ini? Adakah pintu hati kita terbuka menyambut kehadiranNya? Sambutlah Dia, terimalah Dia.  Dia mau tinggal dan menyertai kita selama-lamanya.

Link pembaca renungan: https://forms.gle/fXYnEWDbH8gqjwo4