SELASA – KASIH BAPA : BENIH SEBAGAI ANAK-ANAK ALLAH

19 Maret 2024

Penerbit : Departemen Pengajaran GKKD Bogor
Bacaan : I Yohanes 3:1

Lihatlah, betapa besarnya kasih yang dikaruniakan Bapa kepada kita, sehingga kita disebut anak-anak Allah, dan memang kita adalah anak-anak Allah. Karena itu dunia tidak mengenal kita, sebab dunia tidak mengenal Dia. (I Yohanes 3:1)

Kesempurnaan kasih Bapa berada di posisi teratas dari semua bentuk tindakan yang menamakan dirinya dengan “kasih”. Kesempurnaan ini adalah identitas Pribadi Allah Bapa yang menjadi alasan untuk Allah memilih dan menjadikan orang-orang berdosa menjadi anak-anak Allah.

Kasih Bapa yang diberikan kepada orang berdosa dan diresponi dengan tindakan iman adalah benih terutama yang menjadikan mereka yang mempercayai kuasa kebangkitanNya sebagai anak-anak Allah. Sekali lagi, keputusan untuk menerima kasih Bapa adalah taburan benih Ilahi yang permanen dalam hati orang percaya.

Benih jagung pasti akan menghasilkan tanaman jagung beserta bonggol yang sangat diharapkan tumbuh. Benih kasih Bapa adalah satu kepastian dan jaminan yang memampukan anak-anak Tuhan membangun gaya hidup sebagai anak-anak Allah. Menjadi anak Allah adalah penerimaan otoritas dari Allah sebagai anak Allah.

Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya; (Yoh 1:12)

Ada peran , ada otoritas. Pertanyaan sangat penting : Seberapa sadarkah Anda sebagai anak Allah memiliki kuasa? Apakah Anda terbiasa mempraktekkan kuasa Allah di dalam aktivitas sehari-hari Anda? Bagaimanakah jika anak Allah tidak menggunakan kuasa sebagai Anak Allah di dalam hidupnya?

Wujud kasih Bapa adalah berdaya guna membangun pola kehidupan Rohani, melalui upaya mentaati firman Tuhan dalam menghadapi semua permasalahan, rintangan, halangan dan tantangan kehidupan. Seogyanya anak Allah menggunakan kuasa Allah yang mencirikan dia anak Allah. Bukan pada pokok permasalahan hidup yang menjadi fokus anak-anak Allah, tetapi seberapa rajin anak-anak Allah mempraktekkan kuasa kasih Bapa di dalam hidupnya.

Oleh sebab itu gunakanlah dimensi atau ukuran kasih Bapa dalam menyikapi semua bentuk permasalahan kehidupan karena Anda sudah memiliki benih unggul itu yakni kuasa kasih Bapa.

Link pembaca renungan: https://forms.gle/fXYnEWDbH8gqjwo4