SABTU – ORANG SABAR, BESAR PENGERTIANNYA

13 April 2024

Penerbit : Departemen Pengajaran GKKD Bogor
Bacaan : Amsal 14:29

Orang yang sabar besar pengertiannya, tetapi siapa cepat marah membesarkan kebodohan. (Amsal 14:29)

Belajar untuk menjadi sabar adalah proses mendewasakan kasih Allah di dalam diri kita. Bukan kasih Allah yang belum dewasa, tetapi respon kita untuk menjadi dewasa dalam praktek kasih yang harus terus ditingkatkan.

Banyak hal di dalam kehidupan ini yang dapat menjadi pemicu respon diri dalam hal kasih yang sabar. Kitab Amsal menjelaskan bahwa “Orang yang sabar besar pengertiannya,”. Sabar di dalam terjemahan Inggris adalah “slow to anger” atau lambat untuk marah/amarah. Marah adalah bentuk respon diri ketika kita merasa diganggu atau terganggu oleh karena tindakan orang lain.

Hal apa saja yang sering menjadi gangguan atau distraksi untuk hidup Anda. Bagaimana jika ada tetangga Anda yang mencuri sepeda motor Anda? Apakah Anda marah? Bagaimana jika di saat Anda berdoa, ada teman Anda yang berteriak dan menganggu konsentrasi Anda saat berdoa?

Responsif adalah respon seseorang terhadap satu hal yang dihadapinya dengan cara terlebih dahulu memahami kenapa hal ini atau orang itu mengganggu saya? Kenapa harus saya yang mengalaminya?. Pikiran yang digunakan sebagai cara mencari tahu penyebab dan menelusuri sebab satu dan beberapa hal yang mengganggu diri. Tidak sebaliknya respon yang didominasi oleh emosi berlebihan tetapi tidak berusaha memahami atau membangun pengertian tentang penyebab yang membuat Anda bisa marah.

Apa yang terjadi di dalam Musa, ketika dia memukul batu pada saat memimpin bangsa Israel untuk keluar meninggalkan Mesir. Dia sedang berada dalam situasi hati yang labil, karena tekanan di sekitarnya, sehingga emosinya mendominasi pengertian dirinya.

Alhasil Musa menjadi seorang yang tidak taat pada perintah Allah. Responsif adalah cara membangun pengertian diri terhadap rintangan atau permasalahan yang dialami seseorang atau kita. Amarah dapat dihindarkan ketika kita mencoba membangun pengertian dan menemukan penyebab satu hal merugikan kita atau orang lain yang mengancam hidup kita.

Bangunkanlah pengertian Anda ketika Anda terganggu, karena disitulah kasih Allah bertumbuh dan menggerakkan Anda untuk tidak henti-hentinya selalu baik dan ramah terhadap siapa saja yang merugikan hidup Anda. Itulah kasih yang adalah sabar.

Link pembaca renungan: https://forms.gle/fXYnEWDbH8gqjwo