15 April 2024
Penerbit : Departemen Pengajaran GKKD Bogor
Bacaan : I Korintus 13:4; Yakobus 4:2
Kasih Allah adalah tidak cemburu. Apakah arti cemburu? Agar kita mendapatkan pengertian yang benar, marilah kita simak makna kata ‘cemburu’ di dalam Barclay, dimana cemburu memiliki makna berusaha dengan giat; menjadi iri hati; menginginkan (Yak 4.2).
Untuk mendalaminya, perhatikanlah Yakobus 4:2 berikut,
Kamu mengingini sesuatu, tetapi kamu tidak memperolehnya, lalu kamu membunuh; kamu iri hati, tetapi kamu tidak mencapai tujuanmu, lalu kamu bertengkar dan kamu berkelahi. Kamu tidak memperoleh apa-apa, karena kamu tidak berdoa.

Terkandung makna dan tujuan cemburu adalah memuaskan hawa nafsu diri sendiri karena melihat orang atau situasi yang didasarkan oleh iri hati. Dengan kata lain kata ‘cemburu’ dapat mengarah kepada sikap ‘mengumbar emosi’ atau melepaskan emosi yang tak terkendalikan. Di dalam Bahasa Inggris, kata ‘cemburu’ disebut zealously affect, dengan arti ‘dengan penuh semangat mempengaruhi’.
Makna kata ‘cemburu’ adalah gambaran sifat manusiawi yang merupakan kecenderungan manusia dalam bersikap yang tidak sepantasnya. Itu sebabnya di dalam I Korintus 13:4, tertulis ‘Kasih tidak cemburu’. Kata ‘tidak’ menjadi batasan suci untuk orang Kristen agar tidak ikut-ikutan dalam sifat iri hati terhadap orang lain.

Dampak dari hati yang cemburu adalah terbukanya bentuk pintu dosa lainnya, seperti yag tertulis dalam Yakobus 4:2. Berhati-hatilah. Selamat berlatih untuk tidak cemburu atau tidak iri hati terhadap orang lain atau situasi lain yang terjadi di sekitar kita.
Link pembaca renungan: https://forms.gle/fXYnEWDbH8gqjwo

