31 Juli 2024
Penerbit : Departemen Pengajaran GKKD Bogor
Bacaan : Matius 22:36-38
Dalam Matius 22:36-38; 22:36 “Guru, hukum manakah yang terutama dalam hukum Taurat?” 22:37 Jawab Yesus kepadanya: “Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu. 22:38 Itulah hukum yang terutama dan yang pertama.
Jiwa manusia adalah tempat Dimana perasaan, emosi dan kehendak bersemayam. Adalah tempat Dimana pengalaman-pengalaman pahit dan menyenangkan tinggal dan kemudian mempengaruhi karakter kita.
Jiwa menentukan kepribadian kita, karakter kita, tubuh kita akan tinggal saat kematian namun jiwa kita akan terangkat menuju ketempat Dimana dia layak, kedunia orang mati dibawah atau kedunia orang hidup diatas, jiwa yang menuju ke tempat orang hidup/sorga adalah jiwa-jiwa yang sudah diperbaiki.

Roma 6:22 Tetapi sekarang, setelah kamu dimerdekakan dari dosa dan setelah kamu menjadi hamba Allah, kamu beroleh buah yang membawa kamu kepada pengudusan dan sebagai kesudahannya ialah hidup yang kekal. Dapat kita pelajari disini, bahwa setelah lahir baru, kita memiliki buah/benih yang membawa kita pada pengudusan namun kita perlu terus berjuang memperbaiki jiwa kita supaya pada kesudahannya kita memperoleh upah yang dijanjikan itu.
Luangkan waktu dan renungkan, bukankah jiwa kita benar2 tidak hanya dapat diperbaiki namun juga mengalami terobosan jika kita mengasihi Tuhan dengan segenap jiwa?
Link pembaca renungan: https://forms.gle/fXYnEWDbH8gqjwo

