KAMIS – KASIHI TUHAN ALLAHMU DENGAN SEGENAP AKAL BUDIMU

01 Agustus 2024

Penerbit : Departemen Pengajaran GKKD Bogor
Bacaan : Matius 22:36-38 22:36

Dalam Matius 22:36-38 22:36 “Guru, hukum manakah yang terutama dalam hukum Taurat?” 22:37 Jawab Yesus kepadanya: “Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu. 22:38 Itulah hukum yang terutama dan yang pertama.

Akal budi dalam KBBI, akal adalah daya upaya pikiran/pengetahuan, budi artinya sehat/positif, adalah alat batin yang digunakan untuk menimbang sesutau untuk tujuan yang mulia. sehingga dapat diartikan Upaya pikiran/pengetahuan yang bertujuan mulia.

kita perlu berhati-hati saat mengkritisi dan membedah Alkitab atau religiusitas orang lain agar kita tidak mengkritisi orang lain hingga menjadi penuh kebencian atau merendahkan atau tidak menghargai urapan pada pemimpin kita di jemaat. Penyelidikan kita tidak boleh lebih kritis daripada kelembutan atau kerendahan hati. Temuan kita tidak boleh terlalu dogmatis hingga mengaburkan kebaikan dan pengampunan. Kita harus berhati-hati agar tidak terjebak dalam cara kita sehingga mengabaikan perubahan yang lebih sejalan dengan kasih.

1 Kor 13:1 Sekalipun aku dapat berkata-kata dengan semua bahasa manusia dan bahasa malaikat, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, aku sama dengan gong yang berkumandang dan canang yang gemerincing. 13:2 Sekalipun aku mempunyai karunia untuk bernubuat dan aku mengetahui segala rahasia dan memiliki seluruh pengetahuan; dan sekalipun aku memiliki iman yang sempurna untuk memindahkan gunung, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, aku sama sekali tidak berguna.

Luangkan waktu dan renungkan , bukankah dengan mengasihi Tuhan dengan segenap akal budi kita mendorong Setiap tindakan atau keputusan yang kita buat harus bergantung pada dua hukum akal sehat ini; Apakah saya bertujuan untuk menunjukkan kasih kepada Tuhan? Apakah tindakan saya menunjukkan kasih kepada orang lain?

Link pembaca renungan: https://forms.gle/fXYnEWDbH8gqjwo