SELASA – BUKAN SEKEDAR MEMBARA

06 Agustus 2024

Penerbit : Departemen Pengajaran GKKD Bogor
Bacaan : Kidung Agung 8:6

Taruhlah aku seperti meterai pada hatimu, seperti meterai pada lenganmu, karena cinta kuat seperti maut, kegairahan gigih seperti dunia orang mati, nyalanya adalah nyala api, seperti nyala api TUHAN! (Kid 8:6)

Kasih Allah adalah sepeprti nyala api, bukan sekedar menjadi bara api. Bara memiliki dua potensi, yakni menjadi api yang menyala atau tidak menjadi api yang menyala. Yang terakhir ini adalah tantangan untuk setiap orang Kristen. Kesibukan dalam pelayanan tidaklah menjadi jaminan sebagai kriteria adanya kasih Allah yang berkobar atau menyala. Sebab yang harus diperhatikan bahwa ukuran kasih Allah yang berkobar-kobar adalah seberapa kuat dan konsisten seseorang mengasihi Tuhan dengan sepenuh hati. Kesibukan seperti yang dilakukan Marta, saudara Maria (baca Lukas 10:38-42), adalah ukuran semangat melayani tanpa kasih yang jelas kepada Tuhan. Jika hati kita tidak tertuju pada Tuhan, maka kesibukan dalam pelayanan hanyalah aktivitas manusiawi yang melelahkan, Demikianlah yang Yesus katakan terhadap Marta.

Jika kita mengetahui adanya kasih Allah, namun kita tidak berfokus pada tujuan Kasih Allah sebagai daya empati kepada jiwa yang terhilang, maka bara api itu akan dapat menjadi kayu tanpa bara. Situasi ini tidaklah baik. Oleh sebab itu, nyalakanlah bara api kita dengan kehausan dan kelaparan akan Tuhan senantiasa dan melakukan perintah-perintahNya dengan benar dan hanya bermotif untuk membangun Kerajaan Allah. Dan janganlah pernah berniat untuk menjadi popular dalam melayani karena Tuhan Yesus lah pusat perhatian dunia.

Link pembaca renungan: https://forms.gle/fXYnEWDbH8gqjwo