24 Februari 2025
Penerbit : Departemen Pengajaran GKKD Bogor
Bacaan Filipi 3:10-11
Pada saat-saat seperti di pesawat ketika turbulensi berat sering sekali saya memikirkan hal-hal yang paling saya inginkan seperti, anak-anak saya harus tahu untuk hidup mereka. Itu hal yang wajar sebagai orang tua.
Hal demikian yang Paulus rasakan, sembari beliau mencucurkan airmata di dalam penjara, beliau menuliskan surat kepada jemaat di filipi. Beliau menyampaikan apa yang paling ia rindukan sepanjang hidupnya untuk dia lakukan, dan yang dia mau jemaat di filipi juga alami.
Paulus katakan, dalam Filipi 3:10, Yang kukehendaki ialah mengenal Dia dan kuasa kebangkitan-Nya dan persekutuan dalam penderitaan-Nya, di mana aku menjadi serupa dengan Dia dalam kematian-Nya, 3:11 supaya aku akhirnya beroleh kebangkitan dari antara orang mati.

Mungkin banyak yang datang mendoakan Paulus, dan saat itu jemaat di Filipi banyak yang sedang berdoa agar paulus segera dibebaskan namun, dia membalas mereka dengan pesan yang jelas, “bukannya saya nggak mau keluar lebih cepat, dan bukan juga hidup lebih lama di penjara” . Karena bukan penjara atau penderitaan yang menghalangi paulus, namun yang beliau sampaikan adalah kerinduan untuk mengenal Kristus. Seorang murid yang sejati harus merindukan pemuridnya, sehingga mampu melahap semua pesan dan mengcopy semua hidup pemuridnya bukan?.
Saudaraku, luangkan waktu dan renungkan, kapankah terakhir kali anda begitu hancur hati ingin mengenal DIA? Hancur hati sampai pada titik mungkin hanya DIA yang kita mau?
Link Pembacaan: https://forms.gle/AV99uaT2wJaybTfa7
Terimakasih Tuhan Yesus Memberkati

