Selasa – MAWAS DIRI, JANGAN CEPAT MENILAI

By: Pdm. Rudy Langitan
Yohanes 8 : 1-11

Definisi lain dari kata introspeksi diri adalah sebuah kata yang mengandung pemaknaan yang mendalam yang berarti “penyelidikan (pemeriksaan, penelaahan) terhadap diri pribadi; peninjauan (koreksi) terhadap pikiran (perasaan, sikap, perbuatan) sendiri; mawas diri “ (Purwadarminta;1984)

Kata ini memiliki pengertian ketika manusia menghadapi persoalan, kejadian apapun untuk tidak cepat menyalahkan orang lain/situasi,  karena setiap manusia memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing.  Apabila manusia tidak introspeksi diri (mawas diri ) maka manusia akan menjadi manusia yang sombong karena merasa dirinya paling benar. 

Dalam renungan pagi ini kita belajar bahwa, apa yang dilakukan oleh ahli-ahli Taurat dan orang Farisi ketika mendapati ada perempuan yang berbuat dosa, mereka menghakimi  perempuan itu di depan orang banyak dan di hadapan Tuhan Yesus supaya perempuan itu dihukum Taurat. Tetapi jawab Yesus sambil membungkuk ke tanah dan menulis di tanah dan berkata,  “Barang siapa diantara kamu tidak berdosa hendaklah ia yang pertama melemparkan batu kepada perempuan itu”.   Kalimat tersebut merupakan sebuah pesan supaya kita tidak cepat-cepat menghakimi atau menilai orang  tanpa memiliki dasar atau saksi dan alat bukti. 

Selidikilah hati dan motif kita terlebih dulu, jangan-jangan kita justru kitalah yang tidak benar atau diluar kebenaran itu.