By: Pdm. Rudy Langitan
Ibrani 4 : 12-13
Mengapa kita membutuhkan Firman untuk menegur/menasehati (membuat kita mawas diri). Kitab Ibrani katakan bahwa “Sebab firman Allah hidup dan kuat dan lebih tajam dari pada pedang bermata dua manapun; ia menusuk amat dalam sampai memisahkan jiwa dan roh, sendi-sendi dan sumsum; ia sanggup membedakan pertimbangan dan pikiran hati kita.

Firman Tuhan sanggup membantu kita untuk introspeksi diri. Dengan Firman Tuhan kita akan segera mengetahui “apa yang tidak benar dan benar”, “yang kita lakukan”, “apa yang tidak berguna/berguna dan apa yang merugikan dalam hidup kita”. Sehingga kita segera dapat memperbaharui sikap dan tingkah laku kita.

Selain dengan kuasa Firman, kita juga dapat introspeksi diri dengan mengingat bahwa Tuhan itu Maha Tahu. (Ibrani 4:13). “Dan tidak ada suatu makhlukpun yang tersembunyi di hadapan-Nya, sebab segala sesuatu telanjang dan terbuka di depan mata Dia, yang kepada-Nya kita harus memberikan pertanggungan jawab”. Firman Tuhan dapat dibuktikan bahwa segala sesuatu tidak ada yang dapat disembunyikan. Setiap sifat, karakter, kebiasaan, dan segala sesuatu yang kita lakukan terbuka jelas dihadapan Tuhan. sekalipun hanya berkata yang tidak benar Tuhan tahu. Tidak dapat berbohong kepada Tuhan.
Ratapan 3:40“Marilah kita menyelidiki dan memeriksa hidup kita, dan berpaling kepada TUHAN”. Introspeksi diri merupakan kehendak Tuhan agar kita mengerti dan mengingat secara pasti siapa diri kita? Dan untuk apa kita hidup?

