Rabu – BAGIMU ADA MATAHARI YANG TIDAK PERNAH TERBENAM DAN BULAN YANG TIDAK SURUT

By: Pdt. Freddy K. H. Siregar
Yesaya 60:20

Firman Tuhan dalam Yesaya 60:20 “Bagimu akan ada matahari yang tidak pernah terbenam, melainkan akan ada siang yang kekal, sinar matahari yang abadi, yang menyertaimu. Itu adalah gambaran bahwa bagi orang yang percaya dan mengasihiNya, bagimu IA akan hadir sebagai matahari sumber terang, matahari yang tinggal tetap, dan tidak terburu-buru tenggelam selama satu hari, dan jika ada malam, maka malam akan merupakan malam yang terang karena ada bulan yang tak pernah surut, tidak akan pernah mengecil, tidak akan pernah berubah, dan akan selalu purnama. Tuhan hendak membawa umatNya untuk menikmati kenyamanan dan kegembiraan di sorga, suatu kemuliaan yang Tuhan disediakan bagi jiwa, seperti cahaya matahari yang tidak akan pernah berhenti atau terhalang sedikit pun.

Sebagai Matahari, Tuhan bukanlah matahari yang terkadang gerhana, atau tertutup oleh awan. Ketika bersinar sangat terang, sinar Matahari Tuhan justru memberikan rasa hangat, sebagai obat yang memberi kesembuhan dan pemulihan; Terang Tuhan tidak akan tenggelam dan meninggalkanmu dalam gelap atau dalam dingin, walau hanya dalam sedetikpun. Dan sebagai Bapa segala terang, Tuhan sangat rindu untuk menyatakan kasih, kesetiaan dan pemeliharaanNya secara pribadi dan sangat khusus bagi kita secara pribadi masing-masing (Yakobus 1:17).

Apakah yang akan terjadi ketika TUHAN sendiri menjadi penerang abadi, penerang yang tidak pernah habis dan tidak akan pernah bisa dipadamkan bagimu? Maka hari-hari perkabunganmu akan berakhir, segala perkabungan, kesusahan, kesukaran dunia akan berakhir dan tidak akan pernah kembali, segala air mata dan penyebab atau sumber air matanya akan berhenti/dihapuskan, yaitu dosa dan kesengsaraan, dikuras habis, sehingga kedukaan dan keluh kesah tidak ada lagi, semuanya akan pergi menjauh untuk selama-lamanya. Mujizat terjadi, ada hikmat dan kemampuan kreativitas yang secara terus menerus mengalir agar dapt menjadi berkat dalam membagun segala hal yang berguna dalam kehidupan Gereja dan masyarakat.

Pertanyaan,
1. Sebagai Bapa segala terang, Tuhan sangat rindu untuk menyatakan kasih, kesetiaan dan pemeliharaanNya secara pribadi dan sangat khusus bagi kita secara pribadi masing-masing (Yakobus 1:17), seperti apakah kasih kesetiaan dan pemeliharan Tuhan bagimu sebagai pribadi ataupun keluarga?
2. Dalam Pertumbuhan Iman, sangatlah perlu dengan sungguh-sungguh berusaha untuk menambahkan 7 (tujuh) hal kepada iman, yaitu: kebajikan, pengetahuan, penguasaan diri, ketekunan, kesalehan, kasih akan saudara-saudara, dan kasih akan semua orang, mengapa kita harus dengan sungguh-sungguh berusaha untuk menambahkan hal-hal tersebut kepada iman kita?