By: Pdt. Mangatas Simanjuntak
Mazmur 99:5,9, 1 Tes 5:23
Orang Israel menyembah Allah yang kudus dan sipapun yang datang kepadaNya harus dalam kekudusan, tidak ada orang yang bisa bermain-main dengan kekudusan Tuhan, tanpa kekudusan tidak mungkin ketemu dengan Tuhan, tanpa kekudusan tidak ada orang yang tahan dalam hadirat Tuhan. Tinggikan Tuhan dalam kekudusanNya. Tuhan memanggil kita untuk hidup kudus, dikhususkan untuk kemuliaanNya untuk melakukan pekerjaan yang besar dan mulia. Tuhan yang kita sembah adalah Tuhan yang kudus, Dia Allah yang kudus. Dia mau agar kita menjaga kekudusan ditengah cemarnya dunia ini.

Bagi Tuhan tidak ada pemisahan antara kehidupan duniawi dan rohani, semuanya rohani. Kitalah yang membeda-bedakannya sehingga ada pekerjaan rohani dan pekerjaan duniawi atau lebih dikenal sekuler dan rohani. Dihadapan Tuhan kita ini manusia rohani, dan apapun yang kita lakukan sangat penting untuk kehidupan jasmani dan rohani kita. Yang penting harus kita pastikan apakah kita melakukannya dalam kekudusan, apakah kita bekerja di kantor, kita sebagai pelajar/mahasiswa, sebagai pengusaha, kerja di organisasi gereja tertentu, apakah kita melakukaknnya dalam kekudusan. Sikap ini yang Tuhan cari dari kehidupan kita. Kuduslah sebab Tuhan yang kita sembah adalah Kudus. Tidak ada kegelapan, tidak ada dosa tidak ada kejahatan dalam diriNya.

Tuhan itu begitu mengagumkan dan kudus sehingga orang Israel menghadapNya dengan penuh rasa hormat, mereka tidak bermain-main, senantiasa memeriksa hidup sebelum menghadap Tuhan, tidak sekali-kali meremehkan Allah. Mari Kita hidup dengan mengasihi dan takut akan Allah, selalu waspada sehingga tidak memakai nama-Nya secara sembarangan seperti yang diperbuat oleh dunia
Sekalipun Allah itu kudus dan harus ditakuti, Dia telah datang kepada kita melalui Yesus Kristus. Dia telah mati dan bersekutu dengan kita serta mendengar dan menjawab seruan kita. Dia Tuhan ada di dalam kita , Dia mau roh, jiwa dan tubuh kita terpelihara sempurna dan tak bercacat pada kedatangan Yesus Kristus. Haleluya.
“Mari kita berdoa dan buat keputusan untuk menanggalkan segala yang tidak berkenan kepada Tuhan, dan hidup dalam kekudusan”


Apa pun yg kita kerjakan Rohani bagiNya…segingga mau di Kantor, di Rumqh, di Gereja…sy belajar melakukannya utk Tuhan…dalam.kekudusan. Tuhan tolong saya..tks buat renungan hr ini.