11 April 2021
By: Pdm. Rudy Langitan
Yohanes 15:13, Yohanes 21 : 15-19
MENEMUKAN (M1)
Tidak ada kasih yang lebih besar dari pada kasih seorang yang memberikan nyawanya untuk sahabat-sahabatnya.” (Yohanes 15:13)
Minggu lalu kita memperingati Jumat Agung dan juga Paskah yang mengingatkan akan kesengsaraan dan kematian KRISTUS di Golgota bagi kita, manusia yang hina dan berdosa. Doa Kristus yang dinaikkan di Getsemani untuk mengikuti kehendak Bapa dengan meminum Cawan, yaitu penyiksaan, ejekan, pukulan dan cambuk serta pemakuan diatas kayu salib serta pengenaan mahkota duri, itu semua YESUS terima sebagai wujud kasihNya yang besar bagi kita. Kata kasih bukanlah slogan, bukan pula kata-kata pemanis, tetapi di dalamnya ada suatu tindakan yang membawa pengorbanan diri. Inilah yang YESUS lakukan ketika DIA mengasihi kita, IA mengorbankan kekayaan-Nya (2 Korintus 8:9), mengorbankan kemulian-Nya (Filipi 2:5-8), mengorbankan hidup-Nya di atas kayu salib.

MERENUNGKAN (M2)
Kasih yang membuat diri-Nya rela menderita, sengsara, dihina dan memberikan nyawanya sampai mati bagi kita. Salib adalah bukti kasih kepada kita, tidak diragukan lagi kata kasih yang DIA ucapkan sudah digenapi di atas kayu salib. KRISTUS telah membuktikan kasih-Nya kepada kita dengan jalan: Minum Cawan yang pahit, di mana seharusnya kitalah yang meminumnya. Mengalami aniaya, penyiksaan, penghinaan, dicambuk, dipukul, diludahi, dipermalukan yang seharusnya kita yang mengalaminya. Tergantung di atas kayu salib sebagai orang yang ditolak oleh sorga dan bumi yang seharusnya kita yang ada ditempat itu.
Semua itu ia terima dan jalani sebagai bukti kasihNya kepada kita manusia berdoa, sekarang apa yang harus kita lakukan sebagai bukti kasih kita kepada Dia.
MELAKUKAN (M3)
Suatu kali di danau Tiberias (Yohanes 21 :15-19) Yesus bertanya kepada Petrus, “Simon anak Yohanes, apakah engkau mengasihKu? Dan Tiga kali Yesus menanyakan, dan Petrus pun menjawab yang sama, “Benar Tuhan Engkau tahu, bahwa aku mengasihi Engkau,”. Melalui refleksi renungan ini, jika kita ingin mengasihi Yesus, maka gembalakan domba-domba Nya. Bukti bahwa kita mengasihi Yesus adalah dengan mengasihi dan melayani domba-domba Yesus, dengan cara menyampaikan “kabar baik kepada orang miskin, memberitakan pembebasan kepada orang tawanan, mencelikkan orang buta, membebaskan orang yang tertindas dan memberitahukan tahun rahmat Tuhan” (Lukas 4 : 18-19)

MEMBAGIKAN (M4)
Setelah menerima kebenaran hari ini, maka sampaikan kepada banyak orang, bahwa tidak ada kasih yang lebih besar daripada kasih yang memberikan nyawanya bagi kita dan katakan bahwa sepanjang sejarah planet bumi ini tidak ada seorang pun yang memberikan nyawaNya kecuali Yesus, dan Hanya Yesus lah jalan keselamatan dan hidup bagi mereka.
Dan sampaikan kepada orang percaya, sebagai balas kasihNya yang besar, mari kita melakukan pelayanan dengan “kabar baik kepada orang miskin, memberitakan pembebasan kepada orang tawanan, mencelikkan orang buta, membebaskan orang yang tertindas dan memberitahukan tahun rahmat Tuhan kepada semua orang. Haleluya, Selamat hari minggu!
Link pembaca renungan: https://forms.gle/fXYnEWDbH8gqjwo47

