SENIN – MENANGGALKAN MANUSIA LAMA

18 Mei 2021

By : Hendrik Yulianto
Efesus 4:20-22
PENGANTAR

Saat kita mengenal Tuhan Yesus pertama kali dan berkomitmen menjadikanNya Tuhan dalam hidup kita, kita merasakan pengalaman yang luar biasa. Ada kelegaan, damai, sukacita, dan ketenangan karena kita tahu dosa dan kesalahan kita diampuni. Namun sesungguhnya, saat itu juga perjuangan kita dalam mengikut Tuhan dimulai. Benar dosa-dosa kita telah diampuni, namun manusia lama kita yaitu cara-cara hidup yang lama, perilaku, perspektif hidup, prioritas hidup, dan pola pikir yang lama yang telah terbentuk bertahun-tahun karena lingkungan, didikan keluarga, pergaulan, dsb tidak otomatis langsung berubah. Cara hidup dan perilaku yang lama tersebut bahkan mungkin sudah menggores sangat dalam kedalam batin kita dan mempengaruhi perilaku kita, sehingga akan membutuhkan waktu yang tidak sebentar dan juga perjuangan yang tidak ringan untuk mengubahnya. Misalnya orang yang sudah terbiasa suka marah-marah, tidak bisa dalam sekejap menjadi orang yang tidak suka marah-marah. Dia harus mengalami kondisi-kondisi dimana kesabarannya diuji, sampai akhirnya dia menang.Inilah perjuangan setiap kita yang sudah belajar mengenal Kristus, mendengar tentang Dia, dan menerima pengajaran didalam Dia. Yaitu untuk menanggalkan manusia lama kita.

PEMBELAJARAN
B.1. MENEMUKAN (M1)

Mari kita baca Efesus 4 : 20-22
Bagi siapa? kita yang telah belajar….(4:20), mendengar…, dan menerima…(4:21)
Apa yang harus dilakukan? Yaitu bahwa kamu….(4:22)

B.2. MERENUNGKAN (M2)

Renungkan, apakah manusia lama kita yaitu cara hidup/pola pikir/perilaku hidup yang lama kita masih mendominasi hidup kita?

B.3. MELAKUKAN (M3)

Temukan dan perkarakan dihadapan Tuhan dalam doa pribadi, cara-cara hidup lama kita yang masih kita hidupi baik sadar atau tidak. Percayalah Tuhan pasti akan tunjukan segala sesuatu yang masih tidak sesuai dengan kehendakNya dan Roh Kudus akan menuntun kita untuk kita bisa menang atasnya. Tapi semua itu perlu respon dari kita dan juga komitmen (tekad baja). Karena itu berkomitmen lah untuk tidak menghidupinya lagi.

B.4. MEMBAGIKAN (M4)

Bagikan kepada saudara seiman atau rekan komsel, cara hidup/pola pikir ataupun perilaku lama yang seringkali mungkin masih sulit untuk ditinggalkan.

Link pembaca renungan: https://forms.gle/fXYnEWDbH8gqjwo47