27 Juli 2021
By : Pdt. Freddy K. H. Siregar
Ibrani 12:28-29
PENGANTAR
Api seringkali di sebutkan sebagai simbol kehadiran Allah, seperti pada waktu Musa melihat semak duri yg menyala (Kel 3:2). Api adalah sesuatu yg menyala yg dapat melakukan pembakaran untuk proses pemurnian atau penyucian atau pemisah antara unsur/material yg murni dari segala kotoran atau pengganggu atau unsur2 yg melemahkan kekuatan dan kemurnian dari suatu material.
Demikian halnya di dalam hadirat Tuhan, karena Tuhan adalah api yg menghanguskan, maka ketika seseorang sungguh2 mengasihi Tuhan, setia berdoa dan melakukan firman Tuhan, dan suka bersekutu dengan Tuhan, maka segala hal yg tidak kuduspun tidak akan ada yg dapat bertahan dan tinggal didalam dirinya, hidupnya semakin kudus, dan karakternya juga semakin serupa dengan Kristus.
MENEMUKAN (M1)
~ Ibrani 12:28-29, Jadi, karena kita menerima kerajaan yg tidak tergoncangkan, marilah kita mengucap syukur dan beribadah kepada Allah menurut cara yg berkenan kepada-Nya, dengan hormat dan takut. Sebab Allah kita adalah api yg menghanguskan.
- Karena kita menerima kerajaan yang tidak tergoncangkan, bagaimanakah cara kita bersyukur dan beribadah kepada Allah?
- Mengapa kita harus bersyukur dan beribadah kepada Allah dengan cara yg berkenan kepadaNya?

MERENUNGKAN (M2)
Firman Tuhan hari ini mengingatkan agar kita mengucap syukur dan beribadah kepada Allah menurut cara yg berkenan kepada Allah, karena kita telah menerima kerajaan yg tidak tergoncangkan, yg nilai2 dan otoritas kuasanya tetap, tidak tergoyahkan, dan yg tidak akan mengalami penurunan (degradasi) oleh karena situasi, tekanan, atau keadaan apapun.
Tuhan mau agar kita tinggal dalam prinsip Kerajaan Allah yg tak tergoncangkan, artinya walaupun saat ini kita sedang mengalami Pandemi Covid19, situsi yg sulit, menakutkan dan mengkuatirkan; dan bahkan diantara kita atau keluarga ada yg sakit dan harus dirawat di Rumah Sakit, atau ISOMAN Covid19; atau kehilangan pekerjaan; masalah keuangan; konflik di keluarga, dll,
Mari tetaplah percaya kepada Tuhan dan firmanNya; percaya bahwa semua terjadi atas seijin Tuhan, dan utk kebaikan kita orang2 yg mengasihi Dia; dan dapat melalui situasi Api Pencobaan ini dengan tabah dan setia, dan dengan tidak menyalahkan situasi atau orang lain.

MELAKUKAN (M3)
Sebagai orang-orang yg telah mengenal Tuhan dan mengerti kebenaran bahwa Tuhan adalah api yang menghanguskan: dari sikap, perkataan dan perbuatan, dalam hal apakah saudara merasa sedang mengalami api Tuhan?
MEMBAGIKAN (M4)
Sebagai orang yg beribadah kepada Allah yg Kudus, ceritakanlah pengalaman saudara mengalami api Tuhan, dalam sikap, perkataan dan perbuatan saudara.
Tuhan Yesus Memberkati
Link pembaca renungan: https://forms.gle/fXYnEWDbH8gqjwo47

