07 Oktober 2021
Penerbit : Departemen Pengajaran GKKD Bogor
Imamat 11:44-45; Hakim-hakim 21:25
A. PENGANTAR
Orang mungkin berpikir bahwa solusi dari dilemma ini adalah seorang raja manusia, tapi bukanlah demikian. Jenis ‘raja’ yang diinginkan Israel akhirnya adalah suatu ilah. Mereka menginginkan raja yang bisa mereka lihat, seorang yang bisa pergi bersama mereka kedalam peperangan. Mereka menginginkan raja seperti bangsa lainnya (lihat Ul 17:14-17). Saat orang banyak mendekati Samuel dan menuntut seorang raja, Tuhan berkata sebenarnya mereka menolak Dia sebagai raja mereka (1 Samuel 8:5-7).
Tuhan memberikan Taurat kepada bangsa Israel setelah Dia menjadi ‘Raja’ mereka saat keluaran (Kel 15:18). Dia menunjukan kuasa dan kedaulatannya, bahkan pada Firaun. Dan saat ‘Raja’ Israel turun dari kerajaan yang Dia dirikan. Bentuk Perjanjian Musa, seperti yang diselidiki para sarjana, sama seperti perjanjian lain dimasa itu antara raja atas bawahannya. Tuhan adalah standar moralitas, dan Tuhan menetapakan standar perilaku umatNya. Hukum yang Tuhan turunkan diGunung Sinai berasal dari karakterNya sendiri. Tuhan berkata pada umatNya, “Kuduslah engkau, sebab Aku Kudus” (Im 11:44-45; 19:2; 20:7; 1 Pet 1:16).
Apa masih heran “setiap orang melakukan apa yang menurut mereka benar” pada masa kini? Apakah sulit menjelaskan mengapa budaya kita menolak pemikiran kemutlakan moral ‘kesucian’ ? Apakah kita heran mengapa gereja menjadi lembek terhadap moralitas? Alkitab menjelaskan mengapa.

Kita tidak lagi melihat dan menghargai kesempurnaan moral dari Tuhan Dan saat pandangan kita mengenai kekudusan Tuhan berkurang, nilai moral kita juga menurun. Suatu pelajaran mengenai karakter Tuhanyang kudus akan mendirikan dan memahami moralitassejati. Proses tersebutlah yang akan mengajarkan kita bagaimana seharusnya mengagungkan Tuhan di atas semua aturan manusia.
B. PEMBELAJARAN
B.1. MENEMUKAN (M1)
Bacalah : Imamat 11:44-45; Hakim-hakim 21:25
1.Siapakah yang menguduskan umat Tuhan? (Im 11:44). Kenapa umatNya dikuduskanNya? (Im 11:44,45)
2.Apa yang dilakukan bangsa Israel ketika tidak ada Raja Israel? (Hak 21:25)
B.2. MERENUNGKAN (M2)
Bagaimanakan hubungan antara Allah yang kudus dengan perilaku hidup kudus sebagai orang Kristen? Moral seperti apakah yang Anda pahami di dalam kehidupan sehari-hari?

B.3. MELAKUKAN (M3)
Tetapkanlah di hati Anda, bahwa mengagungkan Tuhan adalah membangun kekudusan Tuhan di dalam hidup Anda oleh anugerahNya setiap saat.
B.4. MEMBAGIKAN (M4)
Tunjukkanlah kepada orang lain tentang kekudusan hidup Anda kepada orang lain.
Link pembaca renungan: https://forms.gle/fXYnEWDbH8gqjwo47

