JUMAT – HORMATILAH PERJANJIAN-NYA

29 Oktober 2021

Penerbit : Departemen Pengajaran GKKD Bogor
Yeremia 22:1-9

PENGANTAR

Mengherankan sekali mengapa sampai hati Tuhan menghancurkan Yehuda yang didalamnya berdiri megah Bait Allah, Yerusalem, Padahal bagi Tuhan, Yehuda itu bagaikan “Gilead”, di ketinggian yang indah bahkan Tuhan sendiri mengakui bahwa raja Yehuda sebetulnya bagaikan cincin di tangan Tuhan, namun Tuhan harus mencabut dan membuangnya.

MENEMUKAN (M1)

Renungan kita di pagi ini dari ayat 8 dan 9, “Dan apabila banyak bangsa melewati kota ini, maka mereka akan berkata seorang kepada yang lain: Mengapakah TUHAN melakukan seperti itu kepada kota yang besar ini? Orang akan menjawab: Oleh karena mereka ………………………………., Allah mereka, dan telah …………………………..

MERENUNGKAN (M2)

Dan seperti kita ketahui sampai hari-hari ini, bahkan Bait suci yang merupakan lambang kehadiran Allah di Yerusalem tinggal puing-puing dan bahkan sisa tembok Barat yaitu puing Bait Allah juga dihancurkan oleh tentara Romawi, karena mereka juga telah menolak Juru selamat. Sekarang ini orang-orang Yahudi harus puas melepaskan rindu mereka dengan beribadah hanya menghadap ke arah tembok bekas bait Allah itu.
“Mengapa Allah melakukan ini?” Jawabannya adalah karena kita manusia melangar dan melupakan perjanjianNya dan telah sujud menyembah kepada allah lain dan beribadah kepadanya.
Sebagai gereja Tuhan hari ini, renungan ini mengajar kita untuk merefleksi diri agar hidup dalam ¬kebenaran dan menghargai covenant (perjanjian dengan Tuhan) diatas segalanya. Ketiga kita gagal, Tuhan terlalu sanggup meruntuhkan apa yang pernah kita bangun.
Tuhan juga mengingatkan kita gerejaNya agar menegakkanlah keadilan dan kebenaran di komunitas dan masyarakat/lingkungan kita. Dan jangan diam saja ketika melihat ketidak-adilan dan penindasan terjadi, dan tidak melakukan sesuatu. Jika demikian maka ketahuilah bahwa Tuhan sendiri akan menghukum kita. Mari kita lakukan sesuatu bagi kota, bangsa, negara dimana kita tinggal, jika tidak maka sangat mungkin, semua ini kemudian akan menjadi kenangan dan reruntuhan. Biarlah reruntuhan Yerusalem menjadi peringatan kepada kita, gerejaNya.

MELAKUKAN (M3)

“Bagaimana kita menghormati perjanjianNya, caranya hiduplah sesuai dengan apa yang Tuhan mau, hidup dalam standard kebenaran yang telah Ia tetapkan. Mudah ngak? Tentu tidak!, tetapi “Karena itu Ia (Yesus) adalah _Pengantara dari suatu perjanjian yang baru, supaya mereka yang telah terpanggil dapat menerima bagian kekal yang dijanjikan, sebab Ia telah mati untuk menebus pelanggaran-pelanggaran yang telah dilakukan selama perjanjian yang pertama.” Ibrani 9:15. Ya Yesuslah yang menjadi pengantara perjanjian itu, yang memampukan kita melakukan bagian kita, sehingga kita berkenan atau layak/dibenarkan kepadaNya.

MEMBAGIKAN (M4)

Bagikan ke banyak orang, bahwa hanya di dalam Kristus kita mampu dan dilayakkan untuk meneggakkan keadilan dan kebenaran.

Link pembaca renungan: https://forms.gle/fXYnEWDbH8gqjwo47