12 Desember 2021
Penerbit : Departemen Pengajaran GKKD Bogor
Mazmur 68:4-5 (TB)
Kita bersyukur untuk kasih setia dan penyertaan Tuhan yang telah memberi begitu banyak kasih, kebaikan dan kesempatan, kemenangan dan keberhasilan bagi kita; juga bersyukur karena telah Tuhan mampukan untuk melewati dan menang atas berbagai pencobaan dan pergumulan hidup disepanjang tahun 2021 ini.
Sama seperti pemazmur, yang memberikan pujian kemenangan atas segala kemenangan yang telah TUHAN berikan, dengan mendeklarasikan bahwa sungguh Tuhan memberikan kemenangan bagi orang-orang yang diurapiNya, maka kita pun patut bersyukur karena punya Allah yang dahsyat, yang sangat mengasihi kita; yang kita rayakan didalam ibadah perayaan Natal kita dalam bulan desember ini;
MENEMUKAN (M1):
~ Mazmur 68:4-5 (TB), 4Tetapi orang-orang benar bersukacita, mereka beria-ria di hadapan Allah, bergembira dan bersukacita. 5Bernyanyilah bagi Allah, mazmurkanlah nama-Nya, buatlah jalan bagi Dia yang berkendaraan melintasi awan-awan! Nama-Nya ialah TUHAN; beria-rialah di hadapan-Nya!

Pertanyaan:
- Seperti apakah seharusnya orang-orang benar dihadapan Allah?
- Sebutkanlah 3 hal yang seharusnya kita lakukan di hadapan Allah (ay.5)
MERENUNGKAN (M2)
Nyanyian Kemenangan seharusnya adalah tentang BERNYANYI bagi Allah, MEMAZMURKAN nama-Nya, dan MEMBUAT JALAN bagi Dia, karena kemahakuasaan, keperkasaan dan kemuliaannya; tetapi apa jadinya kalau ternyata nyanyian kemenangan masih berbicara seputar tentang KESUKSESAN dalam pemenuhan keinginan diri dan kebutuhan hidup, seperti: “dulu miskin/bangkrut dan sekarang setelah ikut Yesus diberkati dengan berlimpah dan makmur,” atau “dulu susah jualan, dan setelah ikut Yesus jadi mudah jualannya,”dst,
Itu memang bukan sesuatu yang salah, namun Tuhan mau agar kita masuk kedalam Nyanyian Kemenangan yang sejati, seperti Nyanyian Kemenangan Debora, Daud, Myriam, dll, yang telah menyanyikan nyanyian kemenangan karena menangkap visi, hati Tuhan, dan menang bersama dengan Tuhan;

MELAKUKAN (M3):
Mari Rayakan Kemenangan Allah dengan BERNYANYI bagi Allah, MEMAZMURKAN nama-Nya, dan MEMBUAT JALAN bagi Dia yang berkendaraan melintasi awan-awan; dan sebagai Pelayan-pelayan Perjanjian Baru (2 Kor 3:1-5), kita diingatkan untuk: Tidak memuji Diri; hidup sebagai Surat Pujian yang dikenal dan yang dapat dibaca oleh semua orang; dan sebagai Surat Kristus, yang ditulis dengan Roh di dalam hati manusia (bukan karena perbuatan manusia);
Dan dari 3 hal diatas, dalam hal yang manakah saudara masih merasa masih dalam pergumulan dalam menyanyikan Nyanyian Kemenangan yang seharusnya hanya bagi Allah?
MEMBAGIKAN (M4):
Ceritakanlah pengalaman saudara yang dalam kerendahan hati menyanyikan nyanyian kemenangan yang sejati yang meninggikan dan memuliakan Tuhan.
Link pembaca renungan: https://forms.gle/fXYnEWDbH8gqjwo47

