JUMAT – KUDUSLAH KAMU SEBAB AKU KUDUS

24 Desember 2021

Penerbit : Departemen Pengajaran GKKD Bogor
1 Petrus 1:15-16

PENGANTAR

Keberhasilan sejati dalam kehidupan ini datang dalam kita menguduskan hidup kita, yaitu, waktu dan pilihan-pilihan kita pada tujuan-tujuan Allah.

MENEMUKAN (M1)

Renungan ayat ini 1 Petrus 1:16 “……………………………………………………………………”

MERENUNGKAN (M2)

“Hidup menawarkan kepada kita dua karunia berharga yaitu waktu dan kebebasan pilihan, kebebasan untuk membeli dengan waktu kita dengan apa yang kita mau. Kita bebas untuk menukarkan penggalan waktu kita dengan kegirangan dan keinginan-keinginan yang dangkal. Kebebasan (free will) untuk memilih adalah hak kita. Tetapi ini bukanlah tawaran murah, karena di dalamnya kita tidak menemukan kepuasan yang abadi. Setiap hari, setiap jam, setiap menit dari waktu fana kita wajib untuk suatu saat nanti dipertanggungjawabkan dihadapanNya. Dan di dalam kehidupan inilah kita harus berjalan dengan iman dan membuktikan diri agar mampu memilih yang baik/berkenan dari yang jahat, yang benar/sempurna dari yang salah, kebahagiaan langgeng di atas kesenangan dunia semata. Menguduskan itu berarti menetapkan atau mendedikasikan hidup kita, (waktu dan pilihan dan tujuan hidup kita) pada tujuan-tujuan kudus/ilahi atau menaklukkan diri kita dalam rencanaNya. Ingatlah bahwa kita telah ditebus dari cara hidup yang sia-sia bukan dari barang yang fana, emas dan perat melalinkan dengan darahNya yang mahal yaitu darah kristus (1 Petrus 1:18)

MELAKUKAN (M3)

Saudara terkasih setiap kita memiliki keinginan, harapan, mimpi bahkan cita-cita dalam kehidupan ini, tetapi ketika kita semua mau menaklukkannya dalam tujuan ilahi atau menguduskannya, maka kita akan berpikir, bersikap, berperilaku bahkan bertindak sesuai dengan kebenaranNya. Percayalah Saudara, ketika segala aspek kehidupan kita telah dikuduskan maka semua akan berjalan sesuai rencana Allah dan rencana Allah itu adalah yang terbaik. (Allah menguduskan kita oleh karena ketaatan kepada kebenaran)
Tidak mudah bagi kita menaklukan keinginan-keinginan manusia kita, ini sebuah proses penyaliban daging, kita membutuhka kuasa Allah dan memandang pada karya salibNya.

MEMBAGIKAN (M4)

Mari saudara terkasih kita mengajak semua sahabat dan teman untuk hidup menguduskan diri, bukan saja hidup suci atau baik saja tetapi hidup yang digerakkan oleh tujuan-tujuan ilahi. Melakukan penyaliban daging. Apapun yang kita kerjakan, mari kita kerjakan untuk Tuhan. Sharekan hal ini ya.

Link pembaca renungan: https://forms.gle/fXYnEWDbH8gqjwo47