14 Januari 2022
Penerbit : Departemen Pengajaran GKKD Bogor
Matius 25:14-30
PENGANTAR
Setiap kita diberikan telenta oleh Tuhan dan talenta yang ada pada kita harus dikembangkan supaya makin bertambah atau berlipat ganda. Jika kita tidak mau mengembangkannya, tidak mau bekerja, diam saja, bersikap pasif, itu sama artinya kita tidak menghargai Tuhan sebagai pemberi talenta.
MENEMUKAN (M1)
Renungan kita di pagi ini, khusus di ayat 29 _ “Karena setiap orang yang ……………., kepadanya akan ………., sehingga ia ……………. Tetapi siapa yang tidak ………………, apapun juga yang ada padanya akan ………………..dari padanya.”_ Matius 25:29

MERENUNGKAN (M2)
Maukah saudara disebut sebagai hamba-hamba Tuhan yang jahat dan tidak setia? Suatu kelak nanti kita akan dimintai pertanggungan jawab di hadapan Tuhan perihal talenta ini. Apakah kita seperti hamba yang menerima lima atau dua talenta, yang dengan setia mengembangkan talentanya, sehingga Tuhan berkata: “Baik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan setia; engkau telah setia dalam perkara kecil, aku akan memberikan kepadamu tanggung jawab dalam perkara yang besar. Masuklah dan turutlah dalam kebahagiaan tuanmu.” (ayat 21 dan 23). Ataukah kita bertindak seperti hamba yang diberi satu talenta, yang tidak setia dan tidak mau mengembangkan talenta yang ada, malahan “…pergi dan menggali lobang di dalam tanah lalu menyembunyikan uang tuannya.” (ayat 18), dan inilah konsekuensi yang harus ditanggung: “Dan campakkanlah hamba yang tidak berguna itu ke dalam kegelapan yang paling gelap. Di sanalah akan terdapat ratap dan kertak gigi.” (ayat 30).
Setiap kita memiliki tiket masing-masing yang kita pertanggung jawabkan di hadapan pengadilan kekal, kita tidak bisa mengandalkan siapapun termasuk orang tua, anak atau pasangan. Untuk itu marilah saat ini kita bertanggung jawab dan menjadi orang yang dapat diandalkan atau dapat dipercaya, mengembangkan talenta yang Tuhan berikan dan melakukan yang terbaik yang Tuhan sediakan dan berikan hari ini. Lakukan sekarang karena aka nada waktu malam dimana kita tidak dapat berbuat apa-apa.

MELAKUKAN (M3)
Dalam mengembangkan talenta, kita tidak perlu fokus kepada berapa besarnya hasil yang akan kita dapatkan, sebab Tuhan tidak memuji para hambanya berdasarkan jumlah hasil (kuantitas) atau besarnya laba, melainkan Tuhan memuji sikap hati dan kesetiaan mereka dalam melakukan apa yang diperintahkan-Nya. Meski demikian, bagi seseorang yang telah diberikan talenta lebih baik, wajib untuk menghasilkan laba yang lebih besar pula bagi Tuhan, tidak bisa tidak!
Setiap kita harus belajar menjadi orang-orang setia dan bertanggung jawab terhadap apa pun yang dipercayakan kepada kita. Mari kita kembangkan talenta kita semaksimal mungkin untuk hormat dan kemuliaan nama Tuhan!
MEMBAGIKAN (M4)
Bagikan kepada siapapun Apakah ia Saudaramu bahkan mungkin sahabatmu, bahwa bertanggunh jawablah dengan talenta atau bakat atau pelayanan yang Tuhan berikan, bertanggung jawab dan jadilah orang yang dapat di andalkan (dipercaya).
Link pembaca renungan: https://forms.gle/fXYnEWDbH8gqjwo47

