20 Januari 2022
Penerbit : Departemen Pengajaran GKKD Bogor
Galatia 6:1-10
A. PENGANTAR
Hidup di tengah ancaman adalah kehidupan yang mengkhawatirkan, apalagi ancaman itu kita tidak tahu datangnya kapan, dari mana asalnya dan berakhirnya kapan. Hal ini membuat kita terus dalam kondisi was-was dan tidak leluasa untuk bekerja memenuhi kebutuhan hidup. Pemerintah membuat regulasi yang membatasi aktivitas, pengusaha melakukan efisiensi tentunya berdampak kepada lapangan pekerjaan, keuangan pekerja. Hal ini sedang kita alami dan saksikan di masa pandemi akibat Covid-19, jika bukan kita yang mengalaminya secara langsung, bisa jadi kita mendengar melalui media banyak orang terdampak kesulitan makanan dan minuman hari-hari ini. Dalam kondisi ini kita harus semakin mengerti dan mempraktekkan apa yang menjadi tujuan Tuhan dalam hidup kita sebagai orang percaya, yaitu hidup saling mengasihi, memperhatikan sesama, menolong satu dengan yang lain, saling menguatkan ketika ada yang lemah dan saling mendoakan satu dengan yang lain.
Ini saatnya kita mau hidup dalam tujuannya Tuhan yaitu hidup dalam rencanaNya semakin berarti dan bermakna, bukan hidup hanya bagi diri sendiri tetapi bagi banyak orang. Percayalah ketika kita hidup dalam kehendakNya, iman dan pengharapan kita akan semakin dikuatkan.

B. PEMBELAJARAN
B.1. MENEMUKAN (M1)
- Dalam ayat 2: Bagaimana kita memenuhi hukum Kristus?
- Dalam ayat 10: Kepada siapa kita harus berbuat baik.
B.2. MERENUNGKAN (M2)
Ketika kesulitan datang, biasanya orang akan mencari jalan selamat masing-masing. Di tengah kemajuan teknologi informasi manusia semakin narsis, semakin mementingkan diri sendiri, fokus kepada diri sendiri. Tetapi kita tidak ditetapkan untuk hidup dengan cara seperti itu. Kita dipanggil untuk hidup saling tolong-menolong dan berbuat baik.

B.3. MELAKUKAN (M3)
Jangan pernah menjadikan kesenangan diri sendiri menjadi tujuan hidup, tetapi hiduplah untuk berdampak bagi sesama dengan mengulurkan tangan menolong dan berbuat baik.
B.4. MEMBAGIKAN (M4)
Ceritakanlah bagaimana bahagianya memberikan pertolongan dan berbuat baik bagi orang lain.
“Hidup bahagia ketika bisa menolong dan berbuat baik untuk orang lain”
Link pembaca renungan: https://forms.gle/fXYnEWDbH8gqjwo47

