SENIN – MENYATU DALAM TUHAN DI RUMAH-NYA

24 Januari 2022

Penerbit : Departemen Pengajaran GKKD Bogor
Yohanes 15:7

A. PENGANTAR

Ada satu pemahaman yang terkadang orang Kristen simpulkan, yakni kehadiran Tuhan adalah perasaan tertentu di dalam diri. Kesimpulan ini tidak 100 % benar. Mari kita simak. Alkitab menjelaskan bahwa tinggal di dalam Rumah Tuhan sama dengan tinggal dalam firmanNya. Artinya kehadiran Tuhan dalam hidup seseorang dapat terjadi ketika seseorang sudah mempercayai dan hidup di dalam kuasa kebangkitan Yesus dari antara orang mati, yakni kuasa kemenangan. Semua kemenangan dimulai dengan keputusan untuk menetap atau tinggal dalam FirmanNya dan firmanNya tinggal di dalam kita.

Rumah Tuhan adalah rumah pembelajaran, dimana semua peraturan, ketetapan dan petunjuk perjalanan hidup ada di dalamnya. Ketika kita tinggal dalam firman Tuhan, maka semua isi otak kita adalah pola pikir Tuhan, dan perasaan kita dikuasai oleh pola rasa Tuhan. Otomatis, ketika pola pola pikir dan pola rasa kita bersumber dari Firman Tuhan, maka kehendak atau kemauan kita selalu akan memuliakan Tuhan atau tidak akan pernah mempermalukan Tuhan di bumi. Mengapa, karena doa-doa kita akan selalu terpenuhi di semua bidang kehidupan kita.

Pastikanlah kita semua mengalami kemenangan oleh karena iman kepada Firman Tuhan setiap waktu.

B. PEMBELAJARAN
B.1. MENEMUKAN (M1)

Bacalah Yohanes 15:7

  1. apakah yang sepatutnya dilakukan jikalau kita ingin semua permintaan dikabulkan oleh Tuhan?

B.2. MERENUNGKAN (M2)

Menurut Anda, sejauh mana Batasan “apa saja yang kamu minta” dapat terkabul? Bagaimana Anda memahami arti “tinggal dalam Aku dan firman-Ku tinggal di dalam kamu” dalam kaitan dengan menyatu dengan Kristus?

B.3. MELAKUKAN (M3)

Untuk dapat menyatu dalam Kristus, Langkah pertama adalah membuat keputusan untuk “tinggal dalam Dia, dan firmanNya tinggal dalam hidup Anda”. Mulailah dengan Langkah sederhana.

B.4. MEMBAGIKAN (M4)

Saksikanlah perbuatan yang mencerminkan bahwa Anda dapat dikenal sebagai orang yang dekat dengan Tuhan Yesus.

Link pembaca renungan: https://forms.gle/fXYnEWDbH8gqjwo47