07 Maret 2022
Penerbit : Departemen Pengajaran GKKD Bogor
1 Korintus 12:12-31
A. PENGANTAR
Ketika salah seorang anggota keluarga sakit covid19 (omicron), setiap orang dirumah pasti merasa khawatir. Setelah melakukan test PCR ke rumah sakit dan harus istirahat 10 hari, barulah bisa kembali beraktifitas. Sakit tenggorokan dengan ditandai batuk ini disebabkan “virus kecil yang terlihat” yang bersarang di tenggorokan. Virus kecil berdampak besar!!, bukan hanya pada tenggorokan tetap seluruh tubuh menjadi demam bahkan menyiksa semua anggota keluarga.
B. PEMBELAJARAN
B.1 MENEMUKAN
Bukankah sesuatu yang menarik bahwa sesuatu yang begitu kecil bisa menyebabkan seluruh tubuh menderita? Namun, seperti itulah maksud Rasul Paulus dalam 1 Korintus 12:26: “Jika satu anggota menderita, semua anggota turut menderita.”
Sepanjang pasal 12, Paulus menggunakan metafora sebuah tubuh untuk menggambarkan orang-orang Kristen percaya di dunia. Lihat dan renungkan I Korintus 12 ayat 24, ….”Allah Menyusun tubuh kita………………………………………

B.2 MERENUNGKAN (M1)
Paulus mengacu pada keseluruhan tubuh Kristus—semua orang percaya. Kita semua memiliki karunia dan peran yang berbeda-beda. Namun karena kita semua adalah bagian dari satu tubuh, maka jika satu menderita, kita semua ikut menderita. Ketika seorang saudara seiman mengalami penganiayaan, dukacita, sakit, atau pencobaan, kita merasakan sakitnya seolah-olah kita sendiri mengalami penderitaan itu.
Rasa sakit yang dialami oleh anggota keluarga mendorongnya untuk kita mencari bantuan yang dibutuhkan untuk kesembuhan. Sebagai tubuh Kristus, penderitaan saudara dalam keluarga, termasuk keluarga dalam rumah Tuhan (keluarga seiman) membangkitkan belas kasihan kita dan mendorong kita untuk berbuat sesuatu. Kita dapat mendoakan, memberikan kata-kata penguatan lewat pesan WA, atau melakukan apa saja yang diperlukan untuk memulihkannya, contohnya mengirimkan vitamin, atau obat. Demikianlah cara hidup sebagai satu tubuh/satuk keluarga. Metafora diatas mengajarkan kita juga bahwa ketika tenggorokan sakit itu bukan bearti hanya tenggorokan yang sakit tetapi seluruh tubuh menjadi deman.

B.3 MELAKUKAN (M3)
Mari jemaat Tuhan, kita mengerti prinsip bahwa ketika satu anggota sakit atau menderita, kita semua ikut menderita. Ekspresikan prinsip kebenaran ini dalam kehidupan kita berjemaat, dimana bukan hanya kita simpati tetapi empathy dan memberikan penghiburan, kekuatan dan pertolongan, ketika diantara kita ada yang sakit atau menderita.
B.3 MEMBAGIKAN (M4)
Sampaikan kebenaran hari ini kepada setiap anggota keluargamu baik keluarga jasmani maupun keluarga rohani (komsel/persekutuan), supaya tercipta kehidupan kehidupan ketersalingan yang indah di dalam keluarga/rumah Tuhan.
Link pembaca renungan: https://forms.gle/fXYnEWDbH8gqjwo47

