KAMIS – KEBANGKITAN KRISTUS ADALAH KEKUATAN

21 April 2022

Penerbit : Departemen Pengajaran GKKD Bogor
1 Tesalonika 4:13-18

PENGANTAR

“Karena jikalau kita percaya, bahwa Yesus telah mati dan telah bangkit, maka kita percaya juga bahwa mereka yang telah meninggal dalam Yesus akan dikumpulkan Allah bersama-sama dengan Dia.” 1 Tesalonika 4:14

Paskah adalah hari kemenangan bagi semua orang percaya, karena kebangkitan Kristus di hari ke-3 ini merupakan penegasan mengenai kebenaran ajaran Tuhan Yesus. Pernyataan Tuhan tentang kematian dan kebangkitanNya benar-benar telah Dia genapi: “Sejak waktu itu Yesus mulai menyatakan kepada murid-muridNya bahwa Ia harus pergi ke Yerusalem dan menanggung banyak penderitaan dari pihak tua-tua, imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat, lalu dibunuh dan dibangkitkan pada hari ketiga.” (Matius 16-21). Hal ini semakin menguatkan kebenaran ajaran-ajaran lainnya yang tertulis di dalam Injil, termasuk tentang kedatanganNya kali kedua yang tidak lama lagi. Tidak ada alasan untuk ragu, terlebih-lebih malu mengakui Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat.

MENEMUKAN (M1)

“Kalau tidak ada kebangkitan orang mati, maka Kristus juga tidak dibangkitkan. Tetapi andaikata Kristus tidak dibangkitkan, maka sia-sialah pemberitaan kami dan sia-sialah juga kepercayaan kamu.” (1 Korintus 15:13-14).

Dasar iman Inilah yang membedakan kekristenan dengan agama lain. Iman Kristen adalah iman yang berdiri atas kebangkitan Kristus. Apabila Kristus tidak dibangkitan dari kematian, maka sia-sialah seluruh kepercayaan kita dan kekristenan tidak akan ada sampai detik ini. Itulah sebabnya rasul Paulus tetap fokus dan penuh semangat dalam memberitakan Injil meski harus dihadapkan pada banyak tantangan, ujian, penderitaan bahkan ancaman kematian. KebangkitanNya pula yang memberikan kekuatan dan keberanian pada Yohanes dan Petrus untuk bersaksi di hadapan Mahkamah Agama (Kisah 4:1-2).

MERENUNGKAN (M2)

Jadi, pengharapan hidup kita sebagai orang percaya bergantung mutlak kepada kebangkitan Kristus ini. Karena Yesus Kristus telah bangkit, kita juga akan mengalami kebangkitan itu. Tidak ada kuasa dunia, dan pemerintah yang dapat menahan kuasa kebangkitan itu. Kuasa kebangkitan itu yang membuat banyak orang-orang percaya dari generasi ke generasi dari zaman ke zaman memanifestasikan iman mereka, mereka tidak gentar dan takut oleh apapun dan siapapun. Yang kemudian membuat kekristenan tetap ada sampai jaman kita ini.

Kepercayaan Iman kita bahwa Kristus bangkit dan hidup adalah mutlak kita pertahankan, dengan apapun harga yang harus kita bayar. Kita harus percaya bahwa, ““…upah dosa ialah maut;” (Roma 6:23a). Dan satu-satunya jalan keluar dari kematian (maut – dosa) itu adalah kuasa kebangkitan, dan Kristus telah menang atas kuasa maut itu.

MELAKUKAN (M3)

Mari kita hidupi dan “hidup dalam kuasa kebangkitan dan hidup”, karena itu jalan satu-satunya cara untuk mengalahkan maut dan keluar dari kesia-siaan hidup serta mengalami kehidupan yang kekal (1 Tesalonika 4:17). Lakukan dan kerjakan semua pelayanan kita dengan mendasari iman bahwa Kristus adalah kebangkitan dan hidup.

MEMBAGIKAN (M4)

Ceritakanlah pada semua saudaramu/pada banyak orang, hiduplah dalam kuasa kebangkitan dan hidup, karena itu satu-satu yang akan membuat kita bisa bangkit dari maut (dosa) dan hidup di dalam Kristus. Ceritakan seorang akan yang lain dengan perkataan-perkataan ini (1 Tes 4: 18).

Link pembaca renungan: https://forms.gle/fXYnEWDbH8gqjwo47