RABU – KETAHANAN DALAM DOA

01 Juni 2022

Penerbit : Departemen Pengajaran GKKD Bogor
Markus 14:37-38

A. PENGANTAR

Setelah itu Ia datang kembali, dan mendapati ketiganya sedang tidur. Dan Ia berkata kepada Petrus: “Simon, sedang tidurkah engkau? Tidakkah engkau sanggup berjaga-jaga satu jam? Berjaga-jagalah dan berdoalah, supaya kamu jangan jatuh ke dalam pencobaan; roh memang penurut, tetapi daging lemah.”

Ketika Tuhan Yesus mau berdoa di Taman Getsemani, dia berpesan kepada murid-muridNya yakni berdoa dan berjaga-jaga sedikitnya 1 jam saja. Tuhan Yesus punya kesadaran bahwa doa mengandung konfirmasi janji dan kekuatan untuk komitmen melakukan firman Tuhan secara akurat. Sebab jika tidak demikian, maka manusia tidak mampu bertahan apalagi menang menghadapi pencobaan, jikalau hanya mengandalkan kekuatan diri sendiri (“roh memang penurut, tetapi daging lemah”).
Itu sebabnya, Yesus meminta murid-murid untuk berdoa, minimal 1 jam (60 menit).

Bagi Yesus situasi tersebut adalah genting, jadi harus berdoa. Setiap kita sesungguhnya ada di situasi genting yang tidak habis-habisnya.

Sadarlah dan berjaga-jagalah! Lawanmu, si Iblis, berjalan keliling sama seperti singa yang mengaum-aum dan mencari orang yang dapat ditelannya. (I Pet 5:8)

Durasi hanya 1 jam untuk berjaga-jaga dan berdoa adalah gambaran kebutuhan manusia sesungguhnya adalah hidup dalam kekuatan Roh Allah untuk menghadapi setiap bentuk situasi genting, apakah kesulitan demi kesulitan dalam rumah tangga, studi, bisnis atau pelayanan yang bisa saja menjadi krisis besar. Bertahan dalam doa 1 jam atau waktu berkualitas sangat menentukan kelanggengan kehidupan rohani kita.

Berdoalah dalam waktu yang berkualitas tinggi. Jangan berikan waktu sisa Anda untuk berdoa, tetapi masukkan dalam agenda Anda setiap hari dengan perencanaan yang sangat baik.

B. PEMBELAJARAN
B.1. MENEMUKAN (M1)

Bacalah : Markus 14:37-38

  1. Apakah yang Yesus katakana tentang perasaanNya? (ayat 34-35)
  2. Apapakah yang Yesus katakan? (ayat 36)
  3. Apakah yang dilakukan murid-murid pada waktu Yesus berdoa? (ayat 37-38)

B.2. MERENUNGKAN (M2)

Bagaimanakan Anda menggambarkan keberatan hati Yesus ketikaa berdoa di Taman Getsemani? Terutama perhatikan ayat 35, dan akhirnya Yesus memahami arti berdoa kepada Allah Bapa (Ayat 36).

B.3. MELAKUKAN (M3)

Ketahanan berdoa yang benar dimulai dengan pemahaman arti dan tujuan berdoa baik secara pribadi maupun doa bersama-sama. Juga memiliki target doa yang jelas yang didasarkan pada iman seseorang. Doa yang tekun adalah doa yang beriman akan pasti ada jawaban doa dari Allah. Mulailah mempraktekkannya.

B.4. MEMBAGIKAN (M4)

Saksikanlah buah-buah doa yang penuh daya juang iman, kepada orang lain.

Link pembaca renungan: https://forms.gle/fXYnEWDbH8gqjwo47