25 Juni 2022
Penerbit : Departemen Pengajaran GKKD Bogor
Mat 5:14;Yoh 8:12; Yoh 9:5
A. PENGANTAR
Memang banyak sumber terang, tetapi penerang hidup yang sejati adalah Kristus. Jadi untuk menjawab pertanyaan di atas, kita harus kembali kepada siapa yang berbicara tentang hal ini dan kenapa Yesus mengatakannya. Dalam perikop sebelumnya Yesus berkeliling di seluruh Galilea mengajar dan memberitakan injil Kerajaan Allah. Banyak orang mengalami kesembuhan dari penyakit dan kelemahan tubuh. Pemberitaan tentang Yesus semakin tersiar dan semakin banyak orang datang kepadaNya. Yesus mengajar dan berbicara kepada mereka yang melihat, mengalami perbuatan ajaib itu, bahkan mereka datang berbondong-bodong. Kepada mereka Yesus menyampaikan dalam Matius 5:14 “Kamu adalah terang dunia”, kepada mereka yang telah melihat dan mengalami perbuatan yang dilakukan oleh Yesus, mereka adalah terang dunia. Menurut saya bukan semua orang yang datang berbondong-bondong itu serta merta menjadi terang dunia, melainkan mereka yang percaya dan menerima Yesus sebagai Tuhan. Terang sesungguhnya adalah Yesus dan mereka yang percaya dan terus mengikutiNya merekalah yang dikatakan Yesus terang dunia. Yang menjadi terang dunia adalah mereka yang percaya dan mengikuti Yesus menempatkan Yesus di atas segala-galanya.

B. PEMBELAJARAN
B.1. MENEMUKAN (M1)
- Dalam Yoh 9:5 : Siapa yang menjadi terang dunia
- Dalam Yoh 8:12 : Bagaimana supaya kita memiliki terang hidup?
B.2. MERENUNGKAN (M2)
Banyak orang sudah lama melihat mujizat yang dilakukan oleh Yesus, mendengar cerita perbuatan besar yang dilakukanNya di sepanjang hidupnya, tetapi tidak semua orang yang mendengar dan melihat perbuatanNya mengalami terang dan menjadi terang. Itulah sebabnya tidak sedikit orang jadi pesimis terhadap kekritenan karena melihat contoh yang salah terlebih melihat orang yang sudah lama mengaku kristen tetapi hidupnya tidak berubah, hidup tidak ada bedanya dengan dunia ini, tidak ada perbedaan. Kekristen hanya status agamawi sangat berbeda dengan Kristen karena mengalami, percaya dan mengikut Yesus dalam hidupnya. Tidak sedikit juga orang menjadi putus asa karena merasa sudah lama jadi Kristen, rajin ikut kegiatan agamawi tetapi hidupnya tidak berubah, tetap dalam kegelapan. Jadi terimalah yang membuat mujizat itu yaitu Tuhan Yesus, sumber terang sejati.

B.3. MELAKUKAN (M3)
Jangan puas hanya melihat dan mengalami mujizat, tetapi rindukan yang lebih utama yaitu mengenal dan menerima pembuat mujizat yaitu Tuhan sendiri. Terima Dia dalam hidupmu, maka engkau akan mengalami hal-hal yang baru penuh sukacita oleh karena Tuhan.
B.4. MEMBAGIKAN (M4)
Ceritakanlah kepada dalam keluargamu berkat yang Tuhan berikan hari ini, bersyukurlah buat terang yang Dia berikan.
Link pembaca renungan: https://forms.gle/fXYnEWDbH8gqjwo47

