SENIN – UANG DAN “CINTA UANG” ITU BEDA BANGET

08 Agustus 2022

Penerbit : Departemen Pengajaran GKKD Bogor
1 Timotius 6:9-10

PENGANTAR

Terdapat pepatah mengatakan “Uang bukanlah segala-galanya”, tetapi dalam kehidupan kita pepatah tersebut berubah menjadi “Uang bukanlah segala-galanya tetapi segala-galanya butuh uang”. Memang tidak bisa di pungkiri uang adalah sesuatu yang kita butuhkan selama kita hidup.

PEMBELAJARAN
MENEMUKAN (M1)

Bacaan renungan pagi ini 1 Timotius 6:10, “Karena akar segala kejahatan ialah ……………..Sebab oleh memburuh uanglah beberapa orang telah menyimpang dari iman dan menyiksa dirinya dengan berbagai-bagai duka

MERENUNGKAN (M2)

“Uang” dan Cinta “Uang” adalah dua kata yang berbeda makna. Uang adalah netral dan uang merupakan suatu sarana atau alat untuk mencapai tujuan (sebagai alat tukar menukar/membeli dan menjual). Uang adalah sesuatu yang penting dan berharga bagi kehidupan manusia. Semua orang di mana pun berada, apa pun status sosialnya, bagaimana pun keadaannya, membutuhkan uang. Adalah bohong besar jika orang mengatakan tidak membutuhkan uang. Kita perlu uang untuk memenuhi kebutuhan hidup kita sehari-hari: membeli bahan makanan; membeli pakaian; membeli BBM; membayar tagihan listrik, air dan telepon; membayar biaya sekolah anak; membayar kontrakan rumah, semua memerlukan uang. Bahkan dalam kehidupan rohani pun uang juga sangat diperlukan: menerbitkan buku rohani; menjalankan ibadah minggu, aktfitas hamba-hamba Tuhan dalam menjalankan pelayanannya; pembangunan gedung gereja; untuk menjangkau jiwa-jiwa di pedalaman/pelosok, dan bahkan para misionaris juga perlu uang, dan lain-lain. Jadi uang sangat berpengaruh terhadap segala aspek kehidupan manusia, baik jasmani maupun rohani, sehingga banyak fokus kita terhadap uang bergeser dari alat atau sarana menjadi sesuatu yang sangat penting bahkan sangat menentukan kehidupan ini. Yang membuat dosa bukan uangnya, tetapi sikap hati kita terhadap uang.

MELAKUKAN (M3)

Karena Uang mempunyai pengaruh yang sangat besar dalam kehidupan kita. Oleh karena itu kita harus berhati-hati dan jangan sekali-kali meremehkan uang ini. Ayat nas di atas dengan sangat jelas mengingatkan, jangan sampai kita diperhamba oleh uang (atau cinta akan uang). Memiliki uang banyak bukanlah dosa, karena uang itu netral. tetapi jangan sampai kita diperhamba oleh uang. dan jangan sampai kita juga menjadikan uang itu sebagai berhala dalam kehidupan kita sehingga hati dan pikiran kita hanya terfokus pada uang. Ingat, cinta uang adalah akar dari segala kejahatan! Cinta uang berarti fokus dan pusat dari kehidupan kita hanya ditentukan uang, uang menjadi segalanya, bahkan damai sejahtera, iman dan kasih kita dan kita menilai apapun dilihat dari sisi uang dan bergantung padanya.

MEMBAGIKAN (M4)

Uang penting tetapi bukan segalanya!, bahkan uang hanyalah alat tukar untuk kita pakai dalam kehidupan kita. Janganlah tertipu!. Ceritakanlah bagaimana ayat 1 Timotius 6:10 diatas telah memerdekakan kita, bagaimanapun diatas segala-galanya bukan uang tetapi Tuhan Yesus. Ceritakan ke komsel melalui kesaksian bagaimana ketika kita tidak punya uang, Tuhan terlalu sanggup menolong kita.

Link pembaca renungan: https://forms.gle/fXYnEWDbH8gqjwo47