21 Agustus 2022
Penerbit : Departemen Pengajaran GKKD Bogor
Galatia 2:19b – 20
A. PENGANTAR
Rasul Paulus pernah berkata : Karena bagiku hidup adalah Kristus dan mati adalah keuntungan (Flp 1:21).
Pernyataan ini sangatlah penuh kuasa dan bukan perkataan biasa. Dalam studi Kehidupan Rasul Paulus, pernyataan ini telah dibuktikannya. Bagi dia ini adalah prinsip kehidupan sukses yang berlaku dalam seluruh bagian kehidupan. Jika kita membaca dan merenungkan semua surat yang ditulis oleh Rasul Paulus di Alkitab, tidak diragukan lagi bahwa pernyataan di atas adalah pernyataan mutlak dan satu-satunya yang menggerakkan rasul Paulus untuk mengalami pencapaian demi pencapaian dalam hidupnya, baik dalam dunia pelayanan misi maupun usaha yang dikerjakan Rasul Paulus (sebagai Penjual tenda).
Kristus menjadi Pusat Kehidupan (Christ Center) adalah Hidup adalah Kristus dan mati adalah keuntungan. Hidup dalah Kristus mengandung arti adalah segenap eksistensi kemanusiaan kita adalah dikuasai dan dikendalikan oleh Firman Tuhan mulai dari cara berpikir (pola pikir), cara merasa (pola rasa) dan cara bertindak (pola tindak). Untuk menjadi Kristus sebagai kehidupan kita diperlukan penyangkalan diri dan mati terhadap keakuan diri (egoisme). Ketika keakuan mati maka Ketuhanan Yesus lahir dan hidup. Ketika Ketuhanan Yesus kita rasakan dan nikmati, maka mati terhadap dosa adalah sesuatu yang menguntungkan.

Hari ini sangat jelas bahwa semua bagian hidup kita yakni keluarga, pekerjaan, bisnis, sekolah dan pergaulan seharusnya menjadi miliki Tuhan dan dikendalikan oleh Tuhan. Itulah gambaran kehidupan yang berpusat pada Kristus.
B. PEMBELAJARAN
B.1. MENEMUKAN (M1)
Bacalah : Galatia 2:19b-20
- Siapah yang hidup dalam Anda? (ayat )

B.2. MERENUNGKAN (M2)
Apakah arti namun aku hidup, tetapi bukan lagi aku sendiri yang hidup, melainkan Kristus yang hidup di dalam aku. Bagaimana kaitan dengan pembawa damai?
B.3. MELAKUKAN (M3)
Teruslah berlatih hidup dalam perdamaian dengan setip orang
Link pembaca renungan: https://forms.gle/fXYnEWDbH8gqjwo47

