SELASA : BELAS KASIHAN ADALAH KEBENARAN

06 September 2022

Penerbit : Departemen Pengajaran GKKD Bogor
Matius 9:13

A. PENGANTAR

Ada pemikiran yang salah tentang belas kasihan. Tidak sedikit orang mengartikan belas kasihan sebagai ekspresi emosi atau perasaan saja. Tentu unsur perasaan terlibat di dalam menunjukkan belas kasihan seseorang kepada orang lain. Namun, Alkitab mengajarkan bahwa belas kasihan adalah suatu karakter Kristus, yakni tabiat permanen yang ada pada Yesus. Belas kasihan adalah kebenaran Ilahi.

Kebenaran belas kasihan akan menjadi kebenaran jikalau dipahami oleh otak kita lewat proses berpikir manusia . Pola pikir yang benar adalah belas kasihan adalah anugerah atau kasih karunia Allah bagi manusia. Ketika anda berpikir demikian maka belas kasihan akan terus mengalir keluar untuk menolong orang lain, dimanapun dan kapanpun. Jadi belas kasihan tidak bersifat situasional. Belas kasihan adalah kebenaran, bukan perasaan semata.

Apakah yang menggerakkan anda memberi makan kepada orang miskin? Apakah yang menggerakkan anda memberikan tumpangan kepada tuna wisma? Apakah yang menggerakkan anda untuk mengantar anak anda ke sekolah atau istri anda ke pasar? Mengapa anda menemani teman anda pergi ke mall?

B. PEMBELAJARAN
B.1. MENEMUKAN (M1)

Bacalah : Matius 9:13

  1. Apakah yang dikehendaki Yesus?

B.2. MERENUNGKAN (M2)

Yesus datang bukan untuk memanggil orang benar, melainkan orang berdosa. (Mat 9:13). Apakah maksudnya? Apakah hubungan pernyataan ini dengan Belas kasihan Allah?

B.3. MELAKUKAN (M3)

Apakah motivasi Anda menolong orang lain hari-hari ini? Apakah motivasi Anda mnengasihi orang-orang yang memusuhi Anda ? Mulailah dengan keyakinan dorongan tindakan karena belas kasihan Allah.

B.4. MEMBAGIKAN (M4)

Teruslah bersaksi dalam perbuatan kasih sebagai wujud belas kasihan Anda.

Link pembaca renungan: https://forms.gle/fXYnEWDbH8gqjwo47