22 November 2022
Penerbit : Departemen Pengajaran GKKD Bogor
A. PENGANTAR
Di dalam Dia tumbuh seluruh bangunan, rapih tersusun, menjadi bait Allah yang kudus, di dalam Tuhan. (Ef 2:21)
Apakah Anda ingin bertumbuh di dalam pelayanan ? Bagaimana caranya bisa terjadi? Karunia rohani yang telah dan sedang kita pelajari adalah kemampuan dari Tuhan yang hanya dapat digunakan di dalam tubuh Kristus dan untuk kepentingan saling membangun diantara anggota-anggota gereja Tuhan. Kerjasama diantara anak-anak Tuhan di dalam proses melayani , dapat bertumbuh dan terlihat rapi dan indah di dalam kebersamaan tatkala anak-anak Tuhan tetap tinggal dalam kesatuan anak-anak Tuhan, di dalam segala situasi dan kondisi.
Tuhan memerintahkan bahwa berkat kehidupan akan dicurahkan kepada komunitas orang Kristen yang hidup rukun damai (Maz 133:1-3). Apakah Anda ingin mengalami berkat Tuhan secara bersama-sama dengan saudara seiman? Bayangkanlah jika itu sudah dan terus terjadi di dalam komunitas keluarga dan pelayanan di gereja Anda. Di dalam Tuhan terjadi pertumbuhan. Arti pertumbuhan adalah pertambahan kualitas kerohanian, karakter Kristus dan kemampuan yang terampil dalam melayani. Untuk itu, setiap anak Tuhan, haruslah tetap berada tinggal di dalam firmanNya dan persekutuan dengan saudara seiman, sekalipun terjadi konflik diantara anak-anak Tuhan. Kekuatan cinta pada FirmanNya dan Tuhan, adalah dibuktikan seberapa baik dan dewasa kita berespon di dalam konflik. Perbedaan diantara anak Tuhan adalah hal biasa. Tetapi, sudah ditetapkan Tuhan bahwa perbedaan adalah kesempatan untuk saling melengkapi dan melayani. Ibarat bangunan rumah batu, semua susunan batu dan perekat dan semen serta cat dinding rumah, menjadi satu dan membentuk satu rumah batu yang kuat dan indah dipandang mata. Tuhan sebagai kontraktor bangunan bait Allah, menjadi penguasa dan pengatur semua anggota tubuhNya agar mau diatur dan dibentuk sebagai bagunan bait Allah yang suci dan kokoh.

Rapi tersusun, akan terjadi jikalau ada saling menundukkan diri dan saling menjagai. Kerjasama tim tidak terjadi ketika semua anggota tubuh Kristus memiliki persamaan karunia rohani. Kalau demikian tidak terjadi dan tidak terbentuk komunitas tubuh Kristus yang rapi tersusun. Kunci untuk saling menundukkan diri adalah dapat melihat saudara seiman semua berharga dan terhormat di mata Tuhaan. Dengan cara pandang demikian, maka tidak ada alasan diantara anak Tuhan untuk saling membenci. Janganlah beri ruang kebencian karena permasalah diantara anak Tuhan dalam baitNya, karena tindakan demikian tentu tidak akan membangun kerukunan dan kedamaian sehingga tidak akan ada berkat Tuhan dicurahkan disana. Tetaplah tinggal dalam bait Allah dengan tetap tinggal dengan penuh komitmen untuk tetap di dalam persekutuan diantara saudara seiman, maka pertumbuhan Anda akan dijamin oleh Tuhan dan Anda akan bermakna secara fungsional diantara anak-anak Tuhan dalam gereja lokal Anda.
B. PEMBELAJARAN
B.1. MENEMUKAN (M1)
Bacalah : Efesus 2:21
- Di dalam siapa bait Allah dapat bertumbuh?
- Di dalam siapa bangunan rapi tersusun dibentuk?

B.2. MERENUNGKAN (M2)
Renungkanlah ini, bahwa kerjasama yang kuat dan indah diantara anak-anak Tuhan tidak akan pernah terjadi ketika anak-anak Tuhan meninggalkan komunitas karena dampai daripada konflik. Apapun yang terjadi, jikalau anak Tuhan memiliki visi membangun bait Allah sesuai dengan fungsinya di dalam tubuh Kristus, maka tetaplah berlajar berespon benar dan dewasa tatkala mengalami konflik, agar Anda berkontribusi untuk membangun bait Allah yang rapi tersusun.
B.3. MELAKUKAN (M3)
Tetapkanlah diri Anda untuk tetap di dalam satu komunitas geraja lokal dan setialah menghadirinya dan tetaplah menjadi bagian proses pertumbuhan komunitas Anda. Mulai memberikan perhatian dan menjawab kebutuhan anggota komunitas Anda sesuai dengan karunia rohani dan kemampuan Anda.
B.4. MEMBAGIKAN (M4)
Ceritakanlah kemenangan Anda karena Anda telah mencoba menjadi bagian hidup dari komunitas rohani Anda sekalipun hal tersebut tidaklah mudah.
Link pembaca renungan: https://forms.gle/fXYnEWDbH8gqjwo47

