27 Desember 2022
Penerbit : Departemen Pengajaran GKKD Bogor
Bacaan: Lukas 2:8-11 TB
Suasana Natal di setiap bulan Desember seringkali digambarkan dengan suasana yang meriah dengan berbagai hiasan dan lampu-lampu yang indah berkedip-kedip, Pohon terang, Kembang api, bunyi lonceng gereja, kado, pesta serta tokoh santa Claus; suasana yang sangat BERBEDA dengan suasana Natal yang pertama yang sangat gelap hanya ada satu bintang yang menerangi menuntun orang-orang majus, suasana yang sepi karena Yusuf dan Maria harus menginap dan melahirkan Yesus di kandang Domba, dan bahkan suasana KETAKUTAN gembala-gembala dipadang pada saat malaikat Tuhan memberitakan kelahiran Yesus Juru selamat, karena gembala-gembala berpikir dirinya sedang salah apa, takut kena hukuman, merasa tidak layak karena mereka adalah orang-orang yang terpinggirkan, dan pada waktu itu malaikat Tuhan hanya menampakkan diri, menyampaikan pesan Tuhan hanya kepada orang-orang tertentu.

MENEMUKAN (M1)
Lukas 2:8-11 TB, 8 Di daerah itu ada gembala-gembala yang tinggal di padang menjaga kawanan ternak mereka pada waktu malam. 9 Tiba-tiba berdirilah seorang malaikat Tuhan di dekat mereka dan kemuliaan Tuhan bersinar meliputi mereka dan mereka sangat ketakutan. 10 Lalu kata malaikat itu kepada mereka: “Jangan takut, sebab sesungguhnya aku memberitakan kepadamu kesukaan besar untuk seluruh bangsa: 11 Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Kristus, Tuhan, di kota Daud.
Pertanyaan:
- Seperti apakah respon gembala-gembala saat malaikat Tuhan tiba-tiba berdiri di dekat mereka dan kemuliaan Tuhan bersinar meliputi mereka?
- Apakah yang malaikat katakan untuk menenangkan gembala-gembala yang ketakutan itu?
MERENUNGKAN (M2)
Ketakutan adalah lawan dari iman; iman dan ketakutan selalu berseberangan, dan jika kita takut, itu artinya kita sedang tidak punya iman, sebab orang yang punya iman tidak akan dikuasai perasaan takut.
Saat ini kitapun hidup di tengah dunia yang penuh dengan ketakutan, berbagai tekanan beban hidup dan tekanan mental hingga ada banyak orang yang harus menggunakan obat penenang karena gangguan kecemasan, ketakutan, loneliness (kesepian) dan stress, yang menimbulkan berbagai sakit penyakit seperti gangguan pencernaan, pikiran dan berbagai penyakit lainnya yang sebagian besar sumber penyebabnya bukanlah karena faktor jasmani, tetapi dipicu oleh ketegangan syaraf, tekanan rasa takut, khawatir, stress dan depresi yang semuanya adalah berasal dari dalam diri manusia itu sendiri.

MELAKUKAN (M3)
Kelahiran Yesus Kristus adalah jawaban dan harapan atas segala masalah dan berbagai ketakutan yang dihadapi manusia. Yesus datang kedunia untuk menebus dan membebaskan manusia dari segala belenggu dosa yang telah menimbulkan berbagai ketakutan. Dan Tuhan Yesus mengatakan “Datanglah kepada-Ku, kamu semua yang lelah menanggung berbagai kesusahan berat. Aku akan menolongmu dan membuatmu lega. (Mat 11:28, TSI).
Karena itu, apapun yang menjadi beban, kekhawatiran atau ketakutan kita hari ini sebagai pribadi, orang tua, orang muda, mari ingatlah untuk senantiasa berpegang kepada Firman Tuhan, sebab IA Allah yang setia menyertai dan memberi jalan keluar atas segala beban kehidupan kita, “Jangan takut, sebab sesungguhnya aku memberitakan kepadamu kesukaan besar untuk seluruh bangsa: Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Kristus, Tuhan, di kota Daud.
MEMBAGIKAN (M4)
Ceritakanlah pengalaman saudara saat dalam iman berserah, bergantung dan mengandalkan Tuhan dalam menghadapi dan mengatasi segala ketakutan, kekhawatiran hidup.
Tuhan Yesus memberkati.
Link pembaca renungan: https://forms.gle/fXYnEWDbH8gqjwo47

