28 Desember 2022
Penerbit : Departemen Pengajaran GKKD Bogor
Efesus 2: 17-18 (TB)
Merayakan Natal adalah suatu sukacita, kedamaian dan pengharapan, sebab didalam Kristus setiap orang percaya memperoleh status yang baru sebagai anak-anak Allah dan menjadi satu sebagai bagian dari tubuh Kristus; NAMUN yang menjadi pertanyaan, mengapa doa Tuhan Yesus agar umat Tuhan menjadi satu terlihat sulit dan banyak tantangannya? Hal apakah yang menjadi penyebab masih banyaknya anak-anak Tuhan yang sulit untuk saling menerima, mengasihi dan merendahkan diri di dalam keluarga, komunitas bahkan di dalam gereja Tuhan?
MENEMUKAN (M1):
Efesus 2: 17-18 (TB), 17 Ia (Yesus) datang dan memberitakan damai sejahtera kepada kamu yang “jauh” dan damai sejahtera kepada mereka yang “dekat”, 18 karena oleh Dia (Yesus) kita kedua pihak dalam satu Roh beroleh jalan masuk kepada Bapa.

Pertanyaan:
- Hal apakah yang Yesus beritakan kepada kepada kamu yang “jauh” dan yang “dekat” (semua orang).
- Oleh Kristus Yesus jalan apakah yang peroleh dalam satu Roh?
MERENUNGKAN (M2)
Tuhan Yesus mengatakan di luar AKU (Yesus) kita tidak bisa berbuat apa-apa, artinya jika kita sadari bahwa segala sesuatu yg kita lakukan tanpa bersama dan didalam Kristus semuanya adalah kesia-siaan dan tidak ada artinya bagi kerajaan Allah; bahkan jika bukan karena Tuhan, kita akan sangat sulit untuk bersatu dan bersehati untuk menjadi tubuh Kristus (gereja) yang menjadi garam dan terang bagi dunia.
Dan segala sesuatu yang kita lakukan jika tanpa iman adalah DOSA, tidak berkenan dihadapan Allah, artinya sangatlah penting untuk melakukan segala sesuatu mulai dari pikiran, perkataan dan tindakan/aktivitas kita semuanya kita lakukan karena Iman yang lahir dari kuasa “damai sejahtera Allah” yang melimpah dihati kita, dan dalam “jalan masuk” melakukan segala sesuatu seperti Kristus, dalam karakter rendah hati, rela berkorban, penuh kasih, dengan motivasi, hikmat, cara yang seperti Allah kehendaki yang tertuju hanya kepada Allah.

MELAKUKAN (M3)
Momen Natal seharusnya merupakan momen untuk kita mengingat Kristus yang telah lahir untuk menebus dosa-dosa kita manusia; kita yang dahulu tidak layak telah Tuhan layakkan, diperdamaikan dengan Allah oleh salib pengorbanan Kristus dan memperoleh damai sejahtera, identitas dan status yang baru didalam Tuhan dan untuk hidup seturut dengan Firman Tuhan.
Oleh karena itu, sebagai orang-orang yang telah Tuhan tebus dengan darahNya, apakah saudara bersedia untuk mengambil komitmen menjadi SATU dalam hikmat dan kuasa kasih Kristus untuk saling menerima, mengasihi dan mendukung sebagai tubuh Kristus?
MEMBAGIKAN (M4)
Ceritakanlah pengalaman saudara dalam menjaga dan membangun kesatuan dan kesehatian kita sebagai tubuh Kristus.
Link pembaca renungan: https://forms.gle/fXYnEWDbH8gqjwo47

